Senin, 20 April 2026

Morowali Hari Ini

Asisten III Afridin Tekankan Penataan Ruang Lakombulo Morowali Secara Terpadu dan Berkelanjutan

Agenda ini membahas tujuan, konsep struktur, dan pola ruang sebagai acuan arah pembangunan kawasan Lakombulo. 

Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
ISMET/TRIBUNPALU.COM
Asisten III Bidan Administrasi Umum Sekretariat Morowali, Afridin, menegaskan pentingnya penataan ruang yang terpadu dan berkelanjutan dalam mendukung pembangunan di kawasan Lakombulo. 

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Asisten III Bidan Administrasi Umum Sekretariat Morowali, Afridin, menegaskan pentingnya penataan ruang yang terpadu dan berkelanjutan dalam mendukung pembangunan di kawasan Lakombulo.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Konsultasi Publik I Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Lakombulo yang digelar di Hotel Soldadu, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Rabu (29/10/2025).  

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Morowali bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tadulako.

Baca juga: Seorang Diduga Maling Diamuk Massa di Jl Miangas IV Palu

Agenda ini membahas tujuan, konsep struktur, dan pola ruang sebagai acuan arah pembangunan kawasan Lakombulo. 

Dalam sambutannya, Afridin mengatakan Lakombulo memiliki prospek tinggi untuk dikembangkan sebagai kawasan ekonomi baru yang berdaya saing. 

“Lakombulo bukan hanya memiliki potensi sumber daya alam, tetapi juga menjadi salah satu kawasan yang punya prospek tinggi bagi pengembangan ekonomi,” ujar Afridin. 

Ia menambahkan, seluruh proses pembangunan harus memperhatikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan.  

Baca juga: Asisten III Afridin Buka kegitan Konsultasi Publik Penyusunan RDTR Morowali

“Penataan ruang di kawasan ini harus dilakukan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan, agar pengorbanan ruang dapat memberikan manfaat optimal bagi kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan,” tegasnya.  

Afridin berharap penyusunan RDTR ini dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah pembangunan yang lebih jelas dan terukur.

“Melalui penyusunan detail tata ruang ini, kita harapkan dapat memperoleh peta jalan pembangunan kawasan yang jelas dan terarah,” katanya. 

Baca juga: Poso Jadi Fokus Percepatan Implementasi Perhutanan Sosial 2025

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan OPD, akademisi dari Universitas Tadulako, Camat serta Para Kepala Desa, yang memberikan masukan terhadap rencana struktur dan pola ruang kawasan Lakombulo. 

Afridin menutup sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk mendukung penataan ruang yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. 

“Kita ingin pembangunan di Morowali, termasuk di Lakombulo, tidak hanya cepat, tapi juga tepat dan berkelanjutan,” tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved