Kamis, 16 April 2026

Tojo Una una Hari Ini

Tolak Survei Seismik, Nelayan Pecahkan Kaca Jendela Kantor DPRD Tojo Una-una

Tak hanya jendela, sejumlah pot bunga di pekarangan kantor perwakilan rakyat itu juga pecah.

Editor: mahyuddin
Tolak Survei Seismik, Nelayan Pecahkan Kaca Jendela Kantor DPRD Tojo Una-una - Demo-Nelayan-di-DPRD-Tojo-Una-una-2025.jpg
Handover
DEMO NELAYAN - Belasan kaca jendela DPRD Tojo Una-una pecah dalam unjuk rasa Nelayan, Selasa (23/12/2025). Tak hanya jendela, sejumlah pot bunga di pekarangan kantor perwakilan rakyat itu juga pecah. Nelayan berunjuk rasa di kantor DPRD, Jl Merdeka, Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-una, sebagai bentuk penolakan terhadap program Survei Seismik 3D Gorontalo Offshore.
Tolak Survei Seismik, Nelayan Pecahkan Kaca Jendela Kantor DPRD Tojo Una-una - Demo-di-DPRD-Tojo-Una-una-Tolak-Suvei-Seismik-2025.jpg
Handover
DEMO NELAYAN - Belasan kaca jendela DPRD Tojo Una-una pecah dalam unjuk rasa Nelayan, Selasa (23/12/2025). Tak hanya jendela, sejumlah pot bunga di pekarangan kantor perwakilan rakyat itu juga pecah. Nelayan berunjuk rasa di kantor DPRD, Jl Merdeka, Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-una, sebagai bentuk penolakan terhadap program Survei Seismik 3D Gorontalo Offshore.
Tolak Survei Seismik, Nelayan Pecahkan Kaca Jendela Kantor DPRD Tojo Una-una - DPRD-Tojo-Una-una-Demo-2025.jpg
Handover
DEMO NELAYAN - Belasan kaca jendela DPRD Tojo Una-una pecah dalam unjuk rasa Nelayan, Selasa (23/12/2025). Tak hanya jendela, sejumlah pot bunga di pekarangan kantor perwakilan rakyat itu juga pecah. Nelayan berunjuk rasa di kantor DPRD, Jl Merdeka, Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-una, sebagai bentuk penolakan terhadap program Survei Seismik 3D Gorontalo Offshore.

TRIBUNPALU.COM, TOUNA  - Belasan kaca jendela DPRD Tojo Una-una pecah dalam unjuk rasa Nelayan, Selasa (23/12/2025).

Tak hanya jendela, sejumlah pot bunga di pekarangan kantor perwakilan rakyat itu juga pecah.

Nelayan berunjuk rasa di kantor DPRD, Jl Merdeka, Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-una, sebagai bentuk penolakan terhadap program Survei Seismik 3D Gorontalo Offshore.

Program Survei Seismik 3D Gorontalo Offshore adalah proyek strategis nasional yang dilakukan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM untuk memetakan potensi minyak dan gas bumi (migas) di bawah permukaan laut.

Survei ini dilakukan di wilayah Cekungan Gorontalo, khususnya di perairan Teluk Tomini, yang secara administratif mencakup wilayah lepas pantai Kabupaten Parigi Moutong dan sebagian perairan Kabupaten Tojo Una-una.

Baca juga: Ratusan Nelayan Teluk Tomini Demo di Kantor Bupati Parigi Moutong, Tuntut Hentikan Survei Seismik

Awalnya, pengunjuk rasa berorasi kemudian membakar ban.

Mereka membakar ban tepat di depan pintu masuk gedung DPRD.

Saat api membesar dan kepulan asap memenuhi pelataran kantor, seseorang dari arah pintu masuk DPRD Tojo Una-una melempar papan guna memadamkan api.

Hal itulah yang membuat pendemo marah dan menerjang masuk ke dalam gedung.

Pintu masuk gedung DPRD Tojo Una-uan yang tertutup rapat barisan kepolisian dan Satpol PP berhasil diterobos pendemo.

DEMO NELAYAN - Belasan kaca jendela DPRD Tojo Una-una pecah dalam unjuk rasa Nelayan, Selasa (23/12/2025). Tak hanya jendela, sejumlah pot bunga di pekarangan kantor perwakilan rakyat itu juga pecah. Nelayan berunjuk rasa di kantor DPRD, Jl Merdeka, Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-una, sebagai bentuk penolakan terhadap program Survei Seismik 3D Gorontalo Offshore.
DEMO NELAYAN - Belasan kaca jendela DPRD Tojo Una-una pecah dalam unjuk rasa Nelayan, Selasa (23/12/2025). Tak hanya jendela, sejumlah pot bunga di pekarangan kantor perwakilan rakyat itu juga pecah. Nelayan berunjuk rasa di kantor DPRD, Jl Merdeka, Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-una, sebagai bentuk penolakan terhadap program Survei Seismik 3D Gorontalo Offshore. (Handover)

Massa tak terkendali dan merusak sejumlah fasilitas di kantor yang berjarak kurang lebih 200 meter dari Polres Tojo Una-una tersebut.

Ketua DPRD Tojo Una-una Gusnar Suleman yang menerima aspirasi masyarakat berjanji akan menyampaikan aspirasi itu ke pusat.

Meski mendapat tanggapan dari dewan, pengunjuk rasa tetap bertahan di DPRD Tojo Una-una.

Bupati Tojo Una-una Ilham Lawidu pun menemui warga di DPRD.

Dia berjanji akan menyampaikan persoalan tersebut ke pusat.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved