10 Titik Tambang Emas Ilegal di Sulawesi Tengah, IPR Bukan Solusi?
Lubang-lubang sedalam puluhan meter menjadi tempat ribuan orang mencari harapan untuk pemenuhan hidup keluarga.
TRIBUNPALU.COM, PALU - Deru mesin ekskavator dan dentuman mesin penyedot air menjadi simfoni harian di kawasan pertambangan emas ilegal yang memekakkan telinga.
Bagi sebagian orang, suara itu adalah lonceng bahaya lingkungan.
Namun bagi sebagian warga, itu adalah irama kehidupan yang menjanjikan sesuap nasi.
Di lokasi seperti Desa Buranga, Kabupaten Parigi Moutong, atau perbukitan Poboya, Kota Palu, fenomena itu merupakan hal lumrah.
Lubang-lubang sedalam puluhan meter menjadi tempat ribuan orang mencari harapan untuk pemenuhan hidup keluarga.
Para penambang bertaruh nyawa setiap hari tanpa peralatan keselamatan memadai.
Mereka tahu risikonya, tertimbun tanah atau terpapar merkuri yang mematikan.
Baca juga: 2 Penambang Tewas di Kawasan Tambang Emas Ilegal Nasalane Parigi Moutong, Salah Siapa?
Urusan perut lebih penting, kilau emas menutup mata mereka.
Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) bukan lagi sekadar isu kriminalitas di Sulawesi Tengah, melainkan potret nyata desakan ekonomi rakyat berbenturan keras dengan tembok aturan pemerintah.
Sektor pertanian yang kian lesu, harga komoditas perkebunan yang tidak stabil, serta terbatasnya lapangan kerja formal memaksa penambang melirik "harta karun" di bawah kaki mereka.
Dalam satu hari, seorang penambang bisa mengantongi ratusan ribu rupiah, jumlah yang jauh melampaui upah buruh tani.
Undang-Undang Minerba dan aturan kawasan hutan lindung jelas melarang aktivitas itu.
Operasi penertiban oleh Gakkum KLHK dan Kepolisian sering dilakukan, alat berat disita, dan lubang-lubang ditutup.
Namun, penertiban seringkali hanya menjadi solusi jangka pendek.
Ketika aparat pergi, para penambang kembali.
pertambangan emas ilegal
Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)
Sulawesi Tengah
tambang ilegal
Kota Palu
Kabupaten Tolitoli
Kabupaten Buol
Kabupaten Banggai
Kabupaten Poso
Kabupaten Sigi
Kabupaten Morowali Utara
Kabupaten Parigi Moutong
Multiangle
Eksklusif
| Sambangi Kanwil Kemenhaj Sulteng, Matindas J Rumambi Tinjau Kesiapan Haji 2026 |
|
|---|
| Petinggi DPP NasDem Hadiri Rakerwil di Palu, Warga Antusias Serbu Pasar Murah Rp5 Ribu |
|
|---|
| Nafa Urbach Tiba di Palu, Disambut Antusias Warga dan Kader NasDem |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan Morowali Tekankan Peran Media dalam Edukasi Pekerja |
|
|---|
| Mahmud: Banyak Pekerja Morowali Belum Paham Jaminan Sosial Ketenagakerjaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Warga-Geram-Tambang-Ilegal-di-Desa-Sipayo-Parigi-Moutong-Tak-Ditindak-Ancam-Bakar-Alat-Berat.jpg)