Sulteng Hari Ini
Beasiswa Berani Cerdas S2 dan S3 Diperketat, Anwar Hafid: Kuota Terbatas
Adapun bidang keilmuan yang menjadi prioritas antara lain kedokteran spesialis, pertambangan, keperawatan, tenaga ahli strategis, notariat.
TRIBUNPALU.COM, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa pemberian Beasiswa Berani Cerdas untuk jenjang Magister (S2) dan Doktoral (S3) akan dilakukan secara sangat selektif dan dengan kuota terbatas.
Kebijakan tersebut diambil karena beasiswa pascasarjana diarahkan khusus untuk bidang-bidang keilmuan yang menjadi kebutuhan strategis daerah.
“Jurusan ilmu itu adalah yang menjadi kebutuhan daerah kita. S2 dan S3 juga akan kita lakukan, tetapi sangat selektif karena kuotanya terbatas. Tidak seperti S1. Ini harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah kita,” tegas Anwar Hafid.
Baca juga: Gubernur Anwar Hafid Dorong SDM Unggul Lewat Program Berani Cerdas
Pernyataan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat penandatanganan nota kesepakatan bersama seluruh perguruan tinggi di Sulawesi Tengah yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Kamis (8/1/2026).
Anwar menjelaskan, perluasan Beasiswa Berani Cerdas ke jenjang S2 dan S3 merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berdaya saing.
Adapun bidang keilmuan yang menjadi prioritas antara lain kedokteran spesialis, pertambangan, keperawatan, tenaga ahli strategis, notariat, hingga profesi insinyur.
Melalui program tersebut, Pemprov Sulteng akan menanggung biaya pendidikan secara penuh, dengan ketentuan penerima beasiswa wajib kembali dan mengabdi di Sulawesi Tengah sesuai dengan bidang keahliannya setelah menyelesaikan studi.
Anwar Hafid menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar pemberian bantuan pendidikan, melainkan investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah.
“Kita ingin SDM yang kita sekolahkan ini benar-benar kembali dan membangun daerah. Jadi tidak sekadar kuliah, tapi ada tanggung jawab untuk mengabdi,” ujarnya.
Baca juga: Gubernur Anwar Hafid Perluas Program Berani Cerdas hingga S2 dan S3
Ia juga menekankan bahwa masa depan Sulawesi Tengah tidak dapat hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi harus ditopang oleh kualitas manusia yang unggul.
“Kita semua yakin, masa depan daerah ini bukan ditentukan oleh SDA, tetapi setinggi apa SDM yang dimiliki daerah ini,” pungkas Anwar.
Program Beasiswa Berani Cerdas selama ini telah menjangkau puluhan ribu penerima pada jenjang Sarjana (S1) dan menjadi fondasi utama bagi pengembangan beasiswa ke jenjang pascasarjana sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas 2045. (*)
Sulawesi Tengah
Anwar Hafid
Gubernur Sulawesi Tengah
Program Berani Cerdas
Beasiswa Berani Cerdas
pascasarjana
SDM
Sumber Daya Manusia (SDM)
| 28 Ribu KK Terdampak Air Keruh SPAM IKK Petasia, Safri Semprot Perusahaan Tambang dan Pemkab Morut |
|
|---|
| Parade Budaya Bakal Meriahkan Pembukaan Adujak GenRe Sulteng 2026 |
|
|---|
| PESBEVI Ungkap Sulteng Baru Memiliki 2 Dokter Bedah Vaskular |
|
|---|
| 267 Nakes di Sulteng Ikuti Simposium CVC-3 2026, Bahas Penanganan Modern Penyakit Vaskular |
|
|---|
| Gaet 16 Perusahaan Tambang, Anwar Hafid Himpun CSR Rp355 Miliar untuk Perbaikan Jalan |
|
|---|
