Selasa, 21 April 2026

Imigrasi Palu

Perkuat Pengawasan, Kanwil Imigrasi Sulteng Lantik 44 Pejabat Manajerial dan Non Manajerial

Kakanwil Ditjen Imigrasi Sulteng, Arief Hazairin Satoto mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang telah dilantik. 

Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Zulfadli
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 44 pejabat manajerial dan non manajerial di lingkungan Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Tengah, Kamis (15/1/2026). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 44 pejabat manajerial dan non manajerial di lingkungan Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Tengah.

Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Jalan RA Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penataan organisasi sekaligus penguatan sumber daya manusia guna meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan keimigrasian di Sulawesi Tengah, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pantauan TribunPalu.com, prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto.

Baca juga: Dua Dokter ASN Diperbantukan ke Puskesmas Ongka, Dinkes Parigi Moutong Pastikan Layanan Tetap Jalan

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Banggai.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara pelantikan. 

Dalam sambutannya, Kakanwil Ditjen Imigrasi Sulteng, Arief Hazairin Satoto mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang telah dilantik. 

Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

“Setiap kewenangan harus dijalankan sesuai SOP dan ketentuan yang berlaku serta diniatkan sebagai bentuk ibadah,” ujarnya.

Arief juga menekankan pentingnya etika dan perilaku dalam lingkungan kerja, khususnya bagi pejabat yang baru bertugas di Sulawesi Tengah. Ia mengingatkan agar seluruh pejabat menghormati adat istiadat dan budaya lokal.

Baca juga: Layanan Kesehatan Parimo Terhenti Akibat Pekerja Kesehatan PTTD Tak Terdaftar dalam PPPK Paruh Waktu

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Saya tidak ingin terjadi kesalahpahaman akibat ketidaksensitifan terhadap adat dan budaya setempat,” tegasnya.

Selain itu, Arief menyoroti tiga kata sederhana yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yakni tolong, terima kasih, dan maaf, sebagai kunci menjaga keharmonisan hubungan kerja.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved