Rabu, 22 April 2026

Buol Hari Ini

Fenomena Langka di Pantai Leok Buol, Ikan Berserakan di Pantai

Itu setelah adanya fenomena Ikan Berserakan di Pantai. Fenomena alam unik itu sangat jarang terjadi.

Editor: mahyuddin
Handover/tangkapan layar facebook
IKAN TERDAMPAR - Pantai Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dipadati warga berburu ikan, Minggu (18/1/2026). Ikan di pantai tersebut tak dipancing melainkan dipungut. Beberapa di antaranya juga ingin melihat fenoma Ikan Berserakan di Pantai. 

TRIBUNPALU.COM, BUOL - Pantai Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dipadati warga berburu ikan, Minggu (18/1/2026).

Ikan di pantai tersebut tak dipancing melainkan dipungut.

Itu setelah adanya fenomena Ikan Berserakan di Pantai.

Fenomena alam unik itu sangat jarang terjadi.

Warga pun berdatangan membawa ember dan kantongan.

Baca juga: Warga Ciduk Pelaku Perampokan Minimarket di Kayumalue Palu

Mereka memungut ikan yang masih layak di konsumsi.

Pasalnya, beberapa ikan menjadi bangkai dan mengeluarkan bau tak sedap.

Diketahui, Ikan Berserakan atau terdampar di pantai umumnya disebabkan fenomena alamiah dan bukan merupakan pertanda bencana besar seperti tsunami. 

Ikan berserakan di pantai leok
IKAN TERDAMPAR - Pantai Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dipadati warga berburu ikan, Minggu (18/1/2026). Ikan di pantai tersebut tak dipancing melainkan dipungut. Beberapa di antaranya juga ingin melihat fenoma Ikan Berserakan di Pantai.

Fenomena itu terjadi karena beberap faktor:

Fenomena Upwelling:

Proses naiknya air laut yang dingin dan kaya nutrisi dari dasar laut ke permukaan. Hal ini dapat membawa gas berbahaya atau mengurangi kadar oksigen di permukaan secara mendadak, sehingga ikan mati lemas dan terdampar.

Kekurangan Oksigen:

Perairan dangkal yang memanas lebih cepat (air hangat) mengandung lebih sedikit oksigen. Ikan-ikan kecil seperti teri sering kali kekurangan oksigen saat berenang di area ini hingga akhirnya terdampar.

Perubahan Cuaca dan Arus:

Angin kencang, badai di tengah laut, atau perubahan pola arus dapat memaksa kawanan ikan ke pesisir pantai. Kejadian terbaru di Pantai Lalos, Tolitoli (15 Januari 2026) diduga terkait dengan faktor perubahan arus dan upwelling ini.

Baca juga: Pemerintah Buol Terapkan Sanksi Tegas terhadap Pemilik Hewan Ternak Berkeliaran

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved