Sulteng Hari Ini
Gubernur Sulteng Terima Audiensi PLN UP3 Palu, Bahas Percepatan Berani Menyala
Terkait elektrifikasi desa, saat ini masih terdapat sekitar 83 desa di Sulawesi Tengah yang belum sepenuhnya berlistrik.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Gubernur Sulawesi Tengah dan PLN UP3 Palu membahas percepatan program Berani Menyala, yang berhasil mengurangi jumlah desa tanpa listrik dari 89 menjadi 83 desa di Sulawesi Tengah.
- Tantangan dan Pengembangan Sistem Kelistrikan: PLN menghadapi tantangan terkait panjangnya jaringan distribusi dan kondisi geografis.
- Solusi untuk Daerah Terpencil: Untuk daerah terpencil seperti Banggai Laut dan Banggai Kepulauan, PLN menerapkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah menerima audiensi Manager PLN UP3 Palu, Ansar, di ruang kerjanya, Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Rabu (21/1/2025).
Audiensi tersebut membahas perkembangan sistem kelistrikan Sulawesi Tengah, khususnya percepatan program Berani Menyala serta elektrifikasi desa.
Dalam pertemuan itu, Ansar menyampaikan bahwa sistem kelistrikan Sulawesi Tengah saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait panjang jaringan distribusi dan kondisi geografis wilayah.
Baca juga: Pemerintah dan Muhammadiyah Prediksi Penetapan 1 Ramadhan 1447 H: Kapan Jatuhnya?
Meski demikian, indeks keandalan sistem kelistrikan terus mengalami peningkatan dan telah mulai diaktifkan secara bertahap.
“Gangguan yang terjadi belakangan ini bukan pemadaman terencana, melainkan gangguan jaringan. Sekitar 20 persen masih dipengaruhi oleh panjangnya jalur distribusi dan faktor alam,” ujar Ansar.
PLN UP3 Palu saat ini memfokuskan perhatian pada wilayah Morowali dan Lembo. Untuk wilayah Lembo, suplai listrik sementara masih dibackup dari sistem Palu II dan Palu III sambil menunggu penguatan jaringan transmisi.
PLN juga terus mengusulkan penambahan beban baru serta pembangunan pembangkit tersebar guna memperpendek jalur distribusi dan meningkatkan keandalan sistem.
Selain desa, perhatian juga diberikan hingga ke dusun-dusun terpencil agar tidak tertinggal dalam akses listrik.
Ansar menambahkan, sepanjang tahun 2025 hingga 2026, PLN menargetkan penyelesaian sejumlah proyek jaringan, termasuk pengembangan jalur distribusi.
Baca juga: Film Sebelum Dijemput Nenek Sudah Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis Filmnya
Wilayah Morowali Utara juga telah masuk dalam program pengembangan kelistrikan tahun 2026.
Terkait elektrifikasi desa, saat ini masih terdapat sekitar 83 desa di Sulawesi Tengah yang belum sepenuhnya berlistrik.
Jumlah tersebut menurun dari sebelumnya 89 desa berkat dukungan berbagai pihak.
“Saya sampaikan langsung ke pemerintah pusat bagaimana desa bisa bertahan jika listrik belum tersedia. Alhamdulillah, dukungan terus mengalir, termasuk sinergi dengan jaringan internet desa,” jelas Ansar.
Untuk wilayah kepulauan dan daerah terpencil seperti Banggai Laut, Banggai Kepulauan, serta Morowali, PLN menerapkan solusi sementara melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sambil menunggu tersambungnya jaringan transmisi utama.
Sulawesi Tengah
Gubernur Sulawesi Tengah
Anwar Hafid
PLN UP3 Palu
Ansar
Kelurahan Besusu Barat
Kecamatan Palu Timur
Berani Menyala
Kota Palu
PLN
Morowali Utara
Sigi
| Penerbangan Internasional Guangzhou–Palu Ditargetkan Mulai Juli 2026 |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Genjot Hilirisasi Durian dan Kelapa untuk Pasar Ekspor |
|
|---|
| Ketua Umum Pusat Lantik Pengurus KAMMI Sulteng dan Palu, Siap Dorong Gagasan Muslim Negarawan |
|
|---|
| Gubernur Sulteng dan Kepala Barantin Perkuat Hilirisasi Ekspor Durian dan Kelapa ke Pasar Global |
|
|---|
| Resmob Tadulako Polresta Palu Amankan AD Kasus Pencurian di Vatulemo, Pelaku Residivis Asal Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Gubernur-Sulteng-Terima-Audiensi-PLN-UP3-Palu-Bahas-Percepatan-Berani-Menyala.jpg)