Rabu, 15 April 2026

Sulteng Hari Ini

FRAK Gelar Aksi di DPRD Sulteng, Tuntut Pembebasan Warga Torete

Tak hanya itu, massa juga mendesak pencopotan Kapolres Morowali serta penyelesaian hak-hak keperdataan masyarakat Torete.

|
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
HANDOVER
Front Rakyat Anti Kriminalisasi (FRAK) yang tergabung dari LBH Rakyat, LBH Sulteng, SPHP, SHI, FPR, SERUNI, LBH POSO bersama Advokat Rakyat Agus Salim SH melakukan aksi turun ke DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Komnas HAM, dan Polda Sulawesi Tengah. 

Baca juga: Aksi Nyata PDI Perjuangan di Sigi, Berbagi Kasih untuk Lansia dan Disabilitas

Komnas HAM Soroti Kasus Torete

Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah turut menyoroti penanganan kasus Torete.

Lembaga negara tersebut menilai penangkapan terhadap Royman M Hamid dan warga Torete lainnya diduga cacat prosedur dan berpotensi melanggar hak asasi manusia.

Komnas HAM menegaskan bahwa warga memiliki hak menyuarakan persoalan lingkungan dan konflik agraria sebagaimana dijamin Pasal 66 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Sementara itu, Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain membantah tudingan kriminalisasi dan menyatakan bahwa seluruh proses hukum telah dilakukan sesuai prosedur serta tidak berkaitan dengan profesi jurnalis.

Kasus Torete kini menjadi sorotan luas dan dinilai sebagai potret buram konflik agraria dan pertambangan di Sulawesi Tengah, yang menuntut penyelesaian adil, transparan, dan berperspektif hak asasi manusia.(*)

Sumber: Tribun Palu
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved