Sulteng Hari Ini
FRAK Gelar Aksi di DPRD Sulteng, Tuntut Pembebasan Warga Torete
Tak hanya itu, massa juga mendesak pencopotan Kapolres Morowali serta penyelesaian hak-hak keperdataan masyarakat Torete.
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
Baca juga: Aksi Nyata PDI Perjuangan di Sigi, Berbagi Kasih untuk Lansia dan Disabilitas
Komnas HAM Soroti Kasus Torete
Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah turut menyoroti penanganan kasus Torete.
Lembaga negara tersebut menilai penangkapan terhadap Royman M Hamid dan warga Torete lainnya diduga cacat prosedur dan berpotensi melanggar hak asasi manusia.
Komnas HAM menegaskan bahwa warga memiliki hak menyuarakan persoalan lingkungan dan konflik agraria sebagaimana dijamin Pasal 66 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Sementara itu, Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain membantah tudingan kriminalisasi dan menyatakan bahwa seluruh proses hukum telah dilakukan sesuai prosedur serta tidak berkaitan dengan profesi jurnalis.
Kasus Torete kini menjadi sorotan luas dan dinilai sebagai potret buram konflik agraria dan pertambangan di Sulawesi Tengah, yang menuntut penyelesaian adil, transparan, dan berperspektif hak asasi manusia.(*)
| Sidang Praperadilan 9 Tersangka Asal Loli Oge Donggala Bergulir, Polisi Mangkir Lagi |
|
|---|
| Tuntut Klarifikasi Tempo, Kader Nasdem Sulteng Geruduk Kantor PWI di Kota Palu |
|
|---|
| Gubernur Anwar Hafid Kukuhkan FKPA, Dorong Peran Adat dalam Pembangunan Sulteng |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Kucurkan Rp604,8 Miliar, Bangun 131 Km Jalan Lewat Skema MYC |
|
|---|
| TLI Gelar Pembekalan Magang Bagi 43 Peserta Kursus Bahasa Mandarin, Siap Bekerja Sebagai Translator |
|
|---|
