Jumat, 1 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Ingatkan Kepala Sekolah Tak Rapat di Waktu Salat

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melalui program BERANI Berkah

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Robit Silmi | Editor: mahyuddin
TribunPalu.com/Robit Silmi
DINAS PENDIDIKAN - Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Firmanza Dg Parebba, meminta Kepala Sekolah tidak lagi menggelar rapat di waktu salat. Permintaan itu disampaikan Firmanza saat membuka Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri dan Swasta Wilayah I Palu dan Sigi di Pemancingan Nagaya, Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Selasa (27/1/2026). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Firmanza Dg Parebba, meminta Kepala Sekolah tidak lagi menggelar rapat di waktu salat.

Permintaan itu disampaikan Firmanza saat membuka Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri dan Swasta Wilayah I Palu dan Sigi di Pemancingan Nagaya, Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Selasa (27/1/2026).

Firmanza mengatakan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melalui program BERANI Berkah, yang menekankan pentingnya keberkahan dalam setiap aktivitas pemerintahan.

“Rapat-rapat harus dihentikan setengah jam sebelum waktu salat. Ini sudah menjadi arahan langsung Pak Gubernur dalam program Berani Berkah,” ucap Firmanza.

Baca juga: Daftar Artis yang Putuskan Ganti Nama Panggung, Ada Cita Citata hingga Saipul Jamil

Mantan Sekretaris Daerah Kota Palopo itu menegaskan, kebijakan tersebut wajib diterapkan hingga ke tingkat satuan pendidikan.

Ia bahkan mengingatkan para kepala sekolah agar tidak mengabaikan instruksi tersebut karena akan ada konsekuensi jika masih ditemukan pelanggaran.

“Saya kira kepala-kepala sekolah juga harus menerapkan ini. Kalau tidak, nanti saya laporkan ke Pak Gubernur. Kita harus berantai ke bawah,” ujar bekas Penjabat Wali Kota Palopo tersebut.

Selain menekankan nilai religius dalam aktivitas kerja, Firmanza juga menyebut bahwa jajaran pendidikan di Sulawesi Tengah harus menyukseskan dua program utama pemerintah provinsi.

Yakni Berani Cerdas dan Berani Berkah.

Kedua program itu bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan yang berlandaskan nilai moral dan spiritual.

MKKS tersebut diikuti kepala SMA negeri dan swasta se-Wilayah I Palu dan Sigi, sebagai forum koordinasi dan penguatan kebijakan pendidikan di tingkat satuan sekolah.(*)
 

 

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved