Rabu, 8 April 2026

Sulteng Hari Ini

Bulog Sulteng Pastikan Pasokan Bahan Pangan Aman Selama Ramadan 2026

Selain beras, Bulog juga memiliki stok gula pasir sekitar 238 ton serta minyak goreng lebih dari 500 ribu liter.

Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sulteng Jusri Pakke saat ditemui di Kantor Bulog Sulteng, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa (3/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah memastikan pasokan bahan pangan pokok aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Bulan Suci Ramadan 2026
  • Stok yang tersedia meliputi beras sekitar 21 ribu hingga 22 ribu ton, gula pasir sekitar 238 ton, serta minyak goreng lebih dari 500 ribu liter
 


Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Bulan Suci Ramadan 2026.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sulteng, Jusri Pakke, mengatakan saat ini stok beras di gudang Bulog mencapai sekitar 21 ribu hingga 22 ribu ton. 

Selain beras, Bulog juga memiliki stok gula pasir sekitar 238 ton serta minyak goreng lebih dari 500 ribu liter.

“Untuk stok beras yang ada di gudang kami saat ini kisarannya sekitar 22 ribu ton dan pengiriman masih terus berjalan,” ujar Jusri Pakke saat ditemui di Kantor Bulog Sulteng, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa (3/2/2026).

Baca juga: Jual Beli Lahan Bermasalah, Warga Loli Oge Donggala Gugat Kades ke Kejati Sulteng

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat akan masuk tambahan pasokan beras dari sejumlah daerah, di antaranya dari Sulawesi Selatan sekitar 10 ribu ton dan Sulawesi Tenggara sekitar 6 ribu ton yang dikirim secara bertahap.

Jusri menambahkan, secara nasional stok beras Indonesia saat ini mencapai sekitar 3,3 juta ton dan masih akan ada pengadaan sekitar 1 juta ton untuk tahun 2026 sehingga kondisi pasokan dinilai sangat aman.

Dengan stok yang mencukupi, Bulog Sulteng memprediksi harga beras, gula pasir, dan minyak goreng tidak akan mengalami kenaikan selama Ramadan. Namun pemantauan di lapangan tetap dilakukan.

Selain itu, Bulog Sulteng juga menggencarkan gerakan pangan murah bekerja sama dengan pemerintah daerah, BUMN, serta jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai langkah intervensi harga.

Di sisi lain, Bulog masih menunggu arahan pemerintah pusat terkait penyaluran kembali bantuan pangan yang rencananya dimulai Februari 2026 berupa beras dan minyak goreng.

Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga selama Ramadan. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved