Sulteng Hari Ini
Popularitas Biliar Meningkat di Sulteng, Ketua POBSI Siapkan Program Pembinaan Mental Atlet
Biliar memiliki daya tarik tersendiri karena tidak membutuhkan waktu panjang maupun persiapan khusus seperti cabang olahraga lainnya.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Minat Biliar Meningkat: Semakin banyak rumah biliar di Kota Palu, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga ini.
- Pentingnya Pembinaan Mental: Andi Raharja menekankan pentingnya pembinaan mental dan pengalaman bertanding agar atlet siap menghadapi kompetisi internasional.
- Rencana Pengembangan Atlet: POBSI Sulawesi Tengah akan fokus pada pencarian pelatih terbaik dan mengadakan try out rutin ke luar daerah untuk meningkatkan kualitas atlet.
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, PALU – Popularitas olahraga biliar di Sulawesi Tengah terus menunjukkan tren positif. Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Tengah, Andi Raharja Limbunan, menilai perkembangan rumah biliar di Kota Palu menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga tersebut.
“Sekarang rumah biliar semakin banyak. Itu tanda bahwa biliar semakin diminati. Ini olahraga yang relatif mudah diakses,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026)
Menurut Andi, biliar memiliki daya tarik tersendiri karena tidak membutuhkan waktu panjang maupun persiapan khusus seperti cabang olahraga lainnya.
Baca juga: Prestasi Fajar di Carabao International Open 2026, POBSI Sulteng Siap Dukung Atlet Cilik
“Kalau golf harus bangun pagi dan habiskan waktu seharian. Biliar cukup buka meja dan main. Dua jam keliling meja juga sudah lumayan,” katanya.
Namun di balik kemudahan itu, ia menegaskan biliar tetap membutuhkan pembinaan serius, terutama dari sisi mental dan pengalaman bertanding di luar daerah.
Ia mencontohkan pengalaman atlet Sulawesi Tengah saat tampil di ajang ASEAN Pool Championship di Jakarta.
Menurutnya, sebagian atlet belum terbiasa dengan atmosfer pertandingan internasional yang menggunakan fasilitas standar dunia, seperti ruangan ber-AC sentral dan tata pencahayaan profesional.
“Di kandang sendiri biasanya jago. Tapi ketika main di luar dengan suasana berbeda, mental diuji. Itu yang perlu dibiasakan,” jelasnya.
Karena itu, POBSI Sulawesi Tengah berencana memasukkan program pencarian pelatih terbaik dalam rapat kerja setelah pelantikan resmi yang dijadwalkan akhir Maret atau awal April mendatang.
Baca juga: Reaksi Sule Tahu Teddy Ingin Titipkan Bintang ke Putri Delina, Singgung Tanggung Jawab
Beberapa nama pelatih, kata Andi, sudah dikantongi dan akan dibahas dalam program kerja tiga hingga empat tahun ke depan.
Selain itu, pihaknya juga mendorong adanya try out rutin ke luar daerah minimal tiga hingga empat kali dalam setahun agar atlet lebih siap menghadapi kompetisi nasional maupun internasional.
“Kita butuh coach yang bisa membentuk mental bertanding dan strategi. Ditambah pengalaman tanding luar, supaya atlet tidak kaget,” tuturnya.
Baca juga: Pemantauan Cuaca di Parigi Moutong Sulteng, Hujan Ringan Hanya di Sejumlah Kecamatan
Dengan meningkatnya minat dan munculnya atlet-atlet muda berbakat seperti Fajar dan Jaden, Andi optimistis Sulawesi Tengah dapat bersaing di level nasional hingga Asia dalam beberapa tahun ke depan.(*)
Sulawesi Tengah
POBSI Sulteng
Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI
Andi Raharja Limbunan
Kota Palu
| Istri Wakapolda Sulteng Narny Helmi Kwarta Raih Cumlaude Magister Hukum UMI |
|
|---|
| Dukung Ekspor Durian, Anggota DPR RI Ellen E Pelealu Minta Kementan Tambah Kuota Bibit di Sulteng |
|
|---|
| Ekspor Durian Beku Sulteng ke Tiongkok Tembus Rp377,5 Miliar Hingga April 2026 |
|
|---|
| Persigi Fc ke Semifinal, Persibal Luwuk Tantang AKL 88 di Piala Gubernur Sulteng 2026 |
|
|---|
| Kominfosantik Sulteng Terima 150 Usulan Desa Terkait Kebutuhan Internet Program Berani Berdering |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Ketua-POBSI-Sulteng-Apresiasi-Fajar.jpg)