Selasa, 14 April 2026

Mudik 2026

Jumlah Kendaraan Mudik Belum Dipastikan, Dishub Parimo Harap Volume Tak Naik Tekan Risiko Kecelakaan

Sekretaris Dinas Perhubungan Parigi Moutong, Ismet, mengatakan perkembangan arus mudik masih berlangsung.

Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Abdul Humul Faaiz
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Parigi Moutong belum memprediksi jumlah kendaraan yang akan melintas selama arus mudik Lebaran 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Dishub belum memprediksi jumlah kendaraan yang akan melintas selama arus mudik, menunggu data riil di lapangan.
  • Sekretaris Dishub, Ismet, menekankan penghitungan kendaraan harus berdasarkan perkembangan nyata di lapangan, tidak boleh diprediksi.
  • Sekitar 30 personel lalu lintas disiapkan untuk pengamanan arus kendaraan di pos pelayanan, pos terpadu, dan terminal-terminal.
  • Rest area sementara disediakan di jembatan timbang Desa Toboli bagi pemudik jalur Trans Sulawesi.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Parigi Moutong belum memprediksi jumlah kendaraan yang akan melintas selama arus mudik Lebaran 2026.

Dishub memilih menunggu data riil di lapangan sebelum menyampaikan angka pergerakan kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Parigi Moutong.

Sekretaris Dinas Perhubungan Parigi Moutong, Ismet, mengatakan perkembangan arus mudik masih berlangsung sehingga pihaknya belum dapat memastikan jumlah kendaraan.

“Kami belum bisa merinci jumlah kendaraan masuk dan keluar Parigi Moutong karena perkembangan arus mudik ini masih berjalan. Kami juga tidak boleh memprediksi dan harus berdasarkan data riil,” ujar Ismet, Sabtu (14/3/2026).

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mengamankan lalu lintas selama momen mudik Lebaran.

Baca juga: Dishub Parigi Moutong Kerahkan 30 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

Dishub Parigi Moutong menyiapkan sekitar 30 personel dari bidang lalu lintas untuk membantu pengamanan arus kendaraan di sejumlah titik.

Para personel tersebut akan ditempatkan di pos pelayanan, pos terpadu, serta beberapa terminal untuk memantau aktivitas kendaraan.

“Untuk Dishub, kami punya sekitar 30 personel khususnya di bidang lalu lintas yang akan kita bagi di pos pelayanan dan pos terpadu,” jelasnya.

Selain pengamanan lalu lintas, Dishub juga menyiapkan lokasi istirahat bagi para pemudik yang melintas di jalur Trans Sulawesi, bekerja sama dengan kepolisian serta instansi terkait.

Baca juga: Jelang Lebaran, Batik Air Kembali Terbang Langsung dari Jakarta ke Luwuk

Rest area sementara tersebut berada di kawasan jembatan timbang di Desa Toboli.

“Untuk sementara rest area yang disiapkan berada di lokasi jembatan timbang Desa Toboli,” katanya.

Ismet berharap volume kendaraan pada arus mudik tahun ini tidak meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, kondisi lalu lintas yang tidak terlalu padat dapat membantu menekan potensi kecelakaan di jalan raya.

Kami berharap volume kendaraan tahun ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya agar risiko kecelakaan di jalan raya bisa diminimalisir,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved