Parigi Moutong Hari Ini
Jembatan Penyeberangan Menuju SD Terpencil di Bainaa Barat Parigi Moutong Segera Dibangun
Erwin Burase berharap pembangunan jembatan penyeberangan tersebut dapat segera direalisasikan.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Erwin Burase menyebut jembatan penyeberangan di Desa Bainaa Barat segera dibangun untuk mempermudah akses siswa dan guru ke sekolah.
- Pembangunan masuk program Perintis Garuda oleh Kodam XXIII Palaka Wira setelah kondisi siswa menyeberangi sungai menjadi perhatian publik.
- Jembatan diharapkan meningkatkan keselamatan akses pendidikan, serta didukung dan dirawat bersama oleh masyarakat agar bermanfaat jangka panjang.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menyebut pembangunan jembatan penyeberangan menuju sekolah dasar terpencil di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Sulawesi Tengah, segera direalisasikan.
Jembatan tersebut direncanakan untuk mempermudah akses siswa dan guru menuju sekolah yang selama ini harus menyeberangi sungai setiap hari.
Jembatan tersebut akan masuk dalam program Perintis Garuda Kodam XXIII/Palaka Wira melalui Pusat Zeni TNI Angkatan Darat untuk membantu akses masyarakat di wilayah pedesaan.
Baca juga: Wakil Ketua I DPRD Morowali Tegaskan Fungsi Pengawasan di PT Heng Jaya
Menurut Erwin Burase, rencana pembangunan jembatan itu disampaikan oleh jajaran TNI setelah melihat langsung kondisi akses pendidikan di wilayah tersebut.
“Yang kami dengar akan dibangun satu titik lagi di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo. Ini memang sangat diharapkan masyarakat,” kata Erwin Burase di hadapan Pandam Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Komisi Yudisial RI Turun ke Palu, Pantau Kinerja Hakim Pasca Kenaikan Gaji 280 Persen
PEMBANGUNAN JEMBATAN - Peletakan batu pertama pembangunan jembatan yang dilakukan bersama Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar di Desa Nambaru, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (2/4/2026).
(TribunPalu/Faaiz/Abdul Humul Faaiz)Ia menjelaskan rencana pembangunan jembatan tersebut muncul setelah kondisi siswa yang harus menyeberangi sungai menuju sekolah sempat viral di media sosial.
Kisah tersebut bahkan menjadi perhatian hingga di luar wilayah Sulawesi Tengah.
Baca juga: Anggota DPRD Tolitoli Adukan Dugaan Diskriminasi Beasiswa SLB ke Ombudsman Sulteng
Menurut Erwin, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
Apalagi akses menuju sekolah menjadi kebutuhan penting bagi anak-anak di desa terpencil.
Ia mengatakan rencana pembangunan jembatan penyeberangan itu juga telah disampaikan oleh pihak TNI.
“Alhamdulillah penyampaian dari Dandim dan Pangdam saat berkunjung, kemungkinan akan segera dilaksanakan pembangunan jembatan penyeberangan di Desa Bainaa Barat,” ujarnya.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, kondisi siswa dan guru di wilayah tersebut memang cukup memprihatinkan.
Para siswa di sekolah dasar terpencil di Bainaa Barat harus menyeberangi sungai setiap hari untuk menuju sekolah.
Kabupaten Parigi Moutong
Bupati Parigi Moutong
Erwin Burase
Desa Bainaa
Kecamatan Tinombo
Sulawesi Tengah
Kodam XXIII/Palaka Wira
| Alfres Tonggiroh: KPPD di Akmil Jadi Momentum Tingkatkan Kapasitas dan Wawasan Kepemimpinan |
|
|---|
| Atasi Kekurangan Tenaga, Bupati Parigi Moutong Bakal Optimalkan PPPK untuk Perawatan Pohon |
|
|---|
| Perawatan Pohon di Parigi Moutong Belum Maksimal, Bupati Akui Terkendala Alat dan Tenaga |
|
|---|
| Pantau Kondisi Pohon di Parigi Moutong, Erwin Burase: Banyak yang Harus Ditebang |
|
|---|
| Pemkab Parigi Moutong Jamin PPPK Tak Diberhentikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Erwin-burase-39394847.jpg)