Banggai Hari Ini
Diusulkan Dapat Perlindungan Indikasi Geografis, Sampel Durian Asaan dan Nambo Diambil
Tujuannya memastikan keaslian, kualitas, dan karakteristik khas produk.
Penulis: Alisan | Editor: Regina Goldie
"Kami optimis, Durian Nambo dan Durian Asaan menjadi ikon baru Kabupaten Banggai,” kata Rakhmat Renaldy.
Baca juga: RSUD Anuntaloko Keluhkan Lambatnya Respon RS Undata dalam Sistem Rujukan Pasien
Tim ini juga bergerak ke Desa Asaan, Kecamatan Pagimana, Senin (6/4/2026).
Letaknya sekitar 85 kilometer dari Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai.
Agendanya pengambil sampel dan pemeriksaan substantif.
Indikasi geografis tanda untuk menunjukkan daerah asal suatu barang atau produk memiliki reputasi, kualitas, dan karakteristik khas akibat faktor lingkungan.
Perlindungan indikasi geografis melindungi produk unik dari penyalahgunaan reputasi dan menjamin keaslian bagi konsumen.
Merujuk BPS Banggai, produksi durian di Kecamatan Nambo 2.869 Kwintal. Di Pagimana, 3.500 Kwintal. (*)
| Diduga Mencuri di Rumah Kosong, 5 Pelajar di Banggai Ditangkap Polisi |
|
|---|
| 17 Komunitas Jadi Peserta Lomba Line Dance di Banggai |
|
|---|
| Daftar Coffee Shop di Luwuk Banggai untuk Tongkrongan Akhir Pekan |
|
|---|
| Warga Luwuk Soroti Jalan RE Martadinata Tak Kunjung Diperbaiki |
|
|---|
| Kondisi Terkini Jalan RE Martadinata Luwuk, Trotoar Rusak dan Aspal Bergelombang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/du90a-ud90a-ud90au-d90a-ud90aad.jpg)