Sulteng Hari Ini
RSUD Undata Palu Gelar Operasi Transkateter Perdana, Pasien Jantung Tak Perlu Lagi Dirujuk
Layanan ini menjadi yang pertama kali dilakukan di Sulawesi Tengah, sekaligus menandai pengembangan layanan kesehatan jantung di daerah.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Selama ini, pasien yang dirujuk harus menanggung biaya tambahan seperti tiket perjalanan, akomodasi, serta proses pemeriksaan yang memakan waktu lebih lama.
“Memang alat atau device-nya cukup mahal, sekitar Rp30 juta sampai Rp50 juta. Tapi secara keseluruhan, biaya yang dikeluarkan pasien justru lebih rendah dibandingkan harus berobat ke luar daerah,” terang dr. Julia.
Ia juga memastikan bahwa tindakan transkateter telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga dapat meringankan beban biaya pasien.
“Alhamdulillah, BPJS Kesehatan sudah menanggung tindakan transkateter ini,” katanya.
Dalam pelaksanaan layanan perdana ini, sekitar 10 pasien dijadwalkan menjalani tindakan.
Setiap prosedur diperkirakan berlangsung sekitar 30 menit, dengan total waktu penanganan termasuk persiapan mencapai kurang lebih dua jam.
Secara nasional, metode transkateter merupakan bagian dari perkembangan teknologi medis dalam penanganan penyakit jantung bawaan dengan pendekatan non-bedah.
Kehadiran layanan ini di Sulawesi Tengah diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan jantung, sekaligus mempercepat penanganan pasien tanpa harus dirujuk ke luar daerah. (*)
| Kasus Campak di Palu Didominasi Bayi, Dinkes Sulteng Pantau Suspek Campak Aktif |
|
|---|
| Donggala Capai 1.460 Sapi Tervaksin PMK Triwulan I 2026 |
|
|---|
| Kabupaten Donggala Paling Banyak Ternak Divaksin PMK di Sulteng |
|
|---|
| Dinkes Sulteng Pastikan Logistik Vaksin Campak Aman untuk Balita |
|
|---|
| Disbunak Sulteng Targetkan 15 Ribu Hewan Ternak Tervaksinasi PMK Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/RSUD-Undata-Palu-665444.jpg)