Kamis, 23 April 2026

Sulteng Hari Ini

Pemprov Sulteng Kucurkan Rp604,8 Miliar, Bangun 131 Km Jalan Lewat Skema MYC

Anggaran tersebut digunakan untuk menangani 12 paket pekerjaan dengan skema Multiyears Contract (MYC).

Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Zulfadli
Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp604,8 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 131,8 kilometer di berbagai wilayah Sulawesi Tengah. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Bina Marga dan Tata Ruang mengalokasikan Rp604,8 miliar untuk pembangunan dan rekonstruksi jalan sepanjang 131,8 km serta satu jembatan di berbagai kabupaten, termasuk Morowali Utara, Poso, Banggai, dan Sigi, melalui 12 paket pekerjaan dengan skema Multiyears Contract (MYC) 2026–2028. 
  • Program ini bagian dari prioritas gubernur “Berani Lancar” untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, melalui Dinas Bina Marga dan Tata Ruang mengalokasikan anggaran sebesar Rp604,8 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 131,8 kilometer di berbagai wilayah Sulawesi Tengah.

Anggaran tersebut digunakan untuk menangani 12 paket pekerjaan dengan skema Multiyears Contract (MYC) yang akan dilaksanakan mulai 2026 hingga 2028.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Sulteng, Faidul Keteng, dalam konferensi pers capaian kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Kantor Bappeda, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan bagian dari program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, khususnya dalam program “Berani Lancar” yang bertujuan meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Baca juga: Adelista, Peserta Magang TLI, IRT 3 Anak Menggantungkan Cita-cita Lewat Kursus Bahasa Mandarin

“Total ada 12 paket pekerjaan dalam skema MYC ini, terdiri dari 11 ruas jalan dan 1 jembatan dengan total anggaran Rp604,8 miliar,” ujar Faidul.

Dalam paparannya, Faidul juga memaparkan rincian paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah kabupaten, di antaranya Kabupaten Morowali Utara, Poso, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Tojo Una-Una, Buol, Tolitoli, dan Sigi.

Berdasarkan data yang dipaparkan, beberapa ruas jalan yang akan direkonstruksi antara lain ruas Pape–Tomata di Kabupaten Morowali Utara sepanjang 15,3 km dengan total anggaran Rp74,8 miliar, ruas Tonsu–Meko di Kabupaten Poso sepanjang 6,8 km, serta ruas Meko–Pendolo sepanjang 6,9 km.

Selain itu, terdapat pula penanganan ruas jalan strategis lainnya seperti ruas Pangkalesaeng–Balantak–Sobol di Kabupaten Banggai, ruas Poh–Siuna–Mayayap–Bualemo, hingga ruas Palu–Kulawi di Kabupaten Sigi sepanjang 20 kilometer.

Baca juga: Yasin Lataka Sebut Perbaikan Infrastruktur Jadi PR Utama DPRD Donggala

Tak hanya jalan, Pemprov Sulteng juga akan membangun jembatan sepanjang 30 meter di Kabupaten Banggai Laut melalui paket penggantian Jembatan Paisu Puso.

Faidul menambahkan, total panjang jalan yang akan ditangani melalui skema MYC ini mencapai 131,8 kilometer, yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan infrastruktur jalan di daerah.

“Penanganan ini akan menjadi solusi atas keterbatasan anggaran pada 2025, sehingga pembangunan bisa dilakukan secara bertahap hingga 2028,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, pada 2025 lalu, Pemprov Sulteng telah menangani jalan sepanjang 45 kilometer dengan anggaran sekitar Rp362 miliar, sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur.

Melalui program MYC ini, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan jalan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan aksesibilitas antarwilayah di Sulawesi Tengah. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved