Sulteng Hari Ini
Kadis Cikasda Sulteng Kenalkan Inovasi IKSI dan Padungku, Ini Manfaatnya
Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah memaparkan berbagai inovasi di sektor irigasi serta program sosial
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah memaparkan berbagai inovasi di sektor irigasi serta program sosial Padat Karya untuk Kemiskinan Ekstrem (Padungku).
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Cikasda Sulteng, Andi Ruly Djanggola, dalam konferensi pers di Aula Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa (14/4/2026) sore.
Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah yang diisi dengan penyampaian capaian pembangunan oleh perangkat daerah.
Andi Ruly menjelaskan, salah satu inovasi yang dikembangkan Cikasda yakni penerapan Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI) dalam pengelolaan jaringan irigasi.
Ia menyebut, Cikasda saat ini bertanggung jawab atas 30 daerah irigasi kewenangan provinsi yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
“Melalui IKSI, kami mendorong peningkatan kinerja pengelolaan irigasi agar lebih terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain itu, Cikasda juga menjalankan program Padungku sebagai upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem berbasis padat karya.
Program ini merupakan transformasi dari pola pemeliharaan jaringan irigasi yang sebelumnya dilakukan oleh kelompok tani, menjadi melibatkan masyarakat miskin ekstrem.
Dalam pelaksanaannya, Cikasda menggandeng Universitas Tadulako untuk mengidentifikasi masyarakat miskin ekstrem, khususnya yang berada pada desil 1.
Baca juga: Pemprov Sulteng Alokasikan Rp36 M Perbaiki Jalan Pangkalaseang-Sobol Banggai
Masyarakat tersebut kemudian dilibatkan dalam kegiatan pemeliharaan jaringan irigasi, seperti penggalian sedimen dan pembersihan lumpur.
“Sejak 2025 hingga 2026, kami telah mengintervensi sekitar 168 masyarakat miskin ekstrem untuk terlibat dalam kegiatan ini,” jelasnya.
Melalui program tersebut, para peserta memperoleh tambahan penghasilan sekitar Rp650 ribu per bulan.
“Tujuannya agar mereka mendapatkan tambahan pendapatan dan secara bertahap keluar dari kategori kemiskinan ekstrem,” tambahnya.
Tak hanya itu, Cikasda juga menginisiasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik sebagai bentuk kolaborasi dengan dunia pendidikan.
Baca juga: Marak Anak Jadi Pengemis di Kota Palu, Dinsos Duga Eksploitasi Terkoordinir
Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda)
Sulawesi Tengah
Padungku
Andi Rully Djanggola
Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI)
| PLN Siapkan Elektrifikasi Bertahap untuk Wilayah Sulit Dijangkau di Sulteng |
|
|---|
| Gubernur Anwar Hafid Dorong Pemerataan Listrik hingga Pelosok Sulteng |
|
|---|
| PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100 Persen Desa Berlistrik Tahun 2029 |
|
|---|
| Tolak Kawasan Industri, Warga Desa Siniu Parigi Moutong Nobar Film Pesta Babi |
|
|---|
| Melemahnya Rupiah Bisa Tekan Akses Pendidikan Berkualitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/kadis-cikasda-sulteng05498.jpg)