Kamis, 4 Juni 2026

Sulteng Hari Ini

Disdik Sulteng Ubah Skema Pembayaran Beasiswa Berani Cerdas, Kini Disalurkan Lewat Kampus

Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah mengubah skema pembayaran Beasiswa Berani Cerdas, yang kini disalurkan melalui pihak kampus

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Lisna Ali
TribunPalu/Zulfadli
BEASISWA - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza dalam paparan di konferensi pers pemaparan capaian kinerja pemerintah provinsi sulteng yang berlangsung di Kantor Bappeda, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (14/4/2026). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah mengubah skema pembayaran Beasiswa Berani Cerdas, yang kini disalurkan melalui pihak kampus mulai tahun 2026.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Firmanza dalam konferensi pers capaian kinerja pemerintah provinsi sulteng yang berlangsung di Kantor Bappeda, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa (14/4/2026).

Firmanza, mengatakan perubahan mekanisme ini dilakukan untuk memperketat pengawasan serta memastikan ketepatan sasaran penerima beasiswa.

“Penyaluran melalui kampus diharapkan dapat meminimalisir penerima tidak aktif, penerimaan ganda, serta potensi manipulasi data akademik,” ujarnya.

Firmanza menjelaskan, terdapat tiga syarat utama bagi penerima beasiswa, yakni mahasiswa harus berstatus aktif, memenuhi IPK minimal, serta tidak menerima beasiswa lain.

Ia mengungkapkan, perubahan skema tersebut menyusul temuan sejumlah kasus pada tahun sebelumnya, seperti mahasiswa tidak aktif yang tetap menerima bantuan hingga adanya penerima dengan beasiswa ganda.

Selain itu, keterlibatan pihak kampus juga diharapkan mampu memperkuat proses verifikasi data akademik mahasiswa penerima.

Firmanza menyebutkan, realisasi pembayaran beasiswa semester genap 2026 telah mencapai sekitar 95 persen atau hampir 20 ribu penerima.

Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai sekitar 23 ribu penerima. 

Penurunan ini disebabkan oleh mahasiswa yang telah lulus, adanya data ganda, serta penerima yang tidak memenuhi syarat IPK.

“Hingga saat ini, total anggaran yang telah direalisasikan untuk program beasiswa mencapai lebih dari Rp65 miliar,” jelasnya.

Ia menambahkan, total kebutuhan anggaran program Berani Cerdas diperkirakan mencapai Rp264 miliar. 

Baca juga: Kanwil Kemenkum Sulteng Dorong Pembentukan Sentra KI di STAK Luwuk Banggai

Skema pembayaran dilakukan per semester, sehingga dalam satu tahun terdapat dua kali penyaluran, termasuk untuk mahasiswa baru.

Sementara itu, pendaftaran beasiswa tahap kedua telah dibuka bagi mahasiswa yang belum sempat mendaftar pada tahap pertama, dengan batas maksimal hingga semester delapan.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved