Donggala Hari Ini
SDN 16 Dampelas Donggala Manfaatkan Kamus Bergambar Bahasa Dampelas, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah
SDN 16 Dampelas itu berlokasi di Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- SDN 16 Dampelas di Kabupaten Donggala mulai menerapkan Buku Kamus Bergambar Bahasa Dampelas dalam pembelajaran muatan lokal untuk melestarikan bahasa daerah.
- Buku tersebut dinilai mempermudah siswa memahami kosakata bahasa Dampelas karena dilengkapi ilustrasi dan materi yang lebih sistematis.
- Penggunaan kamus ini menjadi langkah konkret pelestarian budaya lokal sekaligus menumbuhkan kebanggaan siswa terhadap bahasa ibu di kalangan generasi muda.
Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Penggunaan Buku Kamus Bergambar Bahasa Dampelas mulai diterapkan dalam pembelajaran muatan lokal di SDN 16 Dampelas, Kabupaten Donggala, sebagai upaya melestarikan bahasa daerah di kalangan pelajar.
SDN 16 Dampelas itu berlokasi di Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Pemanfaatan buku tersebut menjadi salah satu langkah konkret sekolah dalam menjaga eksistensi bahasa lokal di tengah kekhawatiran semakin berkurangnya penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda.
Baca juga: Harga HP Infinix Terbaru 15 April 2026: Infinix Note 60, Infinix GT 30, Infinix Hot 60i
Guru SDN 16 Dampelas, Aspiana, mengatakan kehadiran buku tersebut sangat membantu proses belajar mengajar yang sebelumnya masih terbatas.
“Selama ini pembelajaran bahasa daerah lebih banyak bersumber dari ingatan dan tradisi lisan, sehingga belum terstruktur,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, dengan adanya kamus bergambar, peserta didik lebih mudah mengenali kosakata bahasa Dampelas karena dilengkapi ilustrasi visual dan penyusunan materi yang sistematis.
Hal senada disampaikan guru muatan lokal, Elis Sumianti. Ia menilai penggunaan buku tersebut membuat pembelajaran lebih menarik sekaligus menumbuhkan kebanggaan siswa terhadap bahasa ibu.
Baca juga: Jembatan Paisu Puso Banggai Laut Bakal Diganti, Pemprov Sulteng Bangun Infrastruktur Baru
Elis juga menyebut buku tersebut merupakan karya putranya, Opick Delian Alindra, sebagai bentuk kontribusi generasi muda dalam pelestarian budaya lokal.
Menanggapi hal itu, penulis Buku Kamus Bergambar Bahasa Dampelas, Opick Delian Alindra mengaku bangga karyanya dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan.
“Saya melihat sekolah di Dampelas memiliki kesadaran besar untuk menjaga bahasa daerah. Ini bukan hanya soal pelajaran, tetapi tentang menjaga identitas masyarakat,” katanya.
Ia menyebut, upaya serupa juga mulai dilakukan di tingkat pendidikan menengah, yakni SMAN 1 Dampelas dan SMAN 2 Dampelas tengah melakukan pengadaan buku tersebut untuk melengkapi koleksi perpustakaan.
Distribusi buku ke sekolah-sekolah tersebut direncanakan berlangsung dalam satu hingga dua minggu ke depan.
Baca juga: Dinsos Palu Ingatkan Pengemis Anak Langgar Hak Anak dan Rusak Citra Kota
Langkah sekolah-sekolah di Dampelas ini menjadi contoh bahwa pelestarian bahasa daerah dapat dimulai dari lingkungan pendidikan sebagai upaya menjaga identitas dan warisan budaya lokal. (*)
Kabupaten Donggala
Sulawesi Tengah
Kecamatan Dampelas
Kamus Bergambar Bahasa Dampelas
Desa Talaga
SDN 16 Dampelas
Opick Delian Alindra
| Disparbudekraf Donggala Buka Suara soal Harga Kuliner di Tanjung Karang, Ini Penjelasannya |
|
|---|
| Viral di Medsos, Wisatawan Keluhkan Harga Kuliner dan Parkir di Tanjung Karang Donggala |
|
|---|
| 4.000 PPPK Donggala Belum Terima THR, Tertunda Sejak Januari |
|
|---|
| Wabup Donggala Soroti Tata Kelola dan Intervensi Gizi dalam Upaya Turunkan Stunting |
|
|---|
| Bupati Donggala Dorong Penuntasan Ranperda Strategis di Masa Persidangan Kedua 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/SDN-16-Dampelas-567.jpg)