Senin, 27 April 2026

Rumah Dinas Guru Terbakar

Detik-detik Kobaran Api Lalap Rumah Dinas Guru di Parigi Moutong, Barang Tak Sempat Diselamatkan

Dua unit rumah dinas guru SD Inpres Moutong Timur dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran tersebut.

Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
KEBAKARAN - Kebakaran menghanguskan dua unit rumah dinas guru SD Inpres Moutong Timur di Desa Salepae, Kecamatan Moutong, Kabupaten Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (16/4/2026), menyisakan kisah kepanikan dari para korban di lokasi kejadian. 

Ringkasan Berita:
  • Dua unit rumah dinas guru di Desa Salepae, Kecamatan Moutong, hangus terbakar pada Kamis (16/4/2026), dengan kobaran api yang cepat menjalar sehingga korban nyaris tidak sempat menyelamatkan barang.
  • Tidak ada korban jiwa, tetapi perabot rumah tangga dan dokumen penting ikut hangus.
  • Warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran dan aparat kepolisian tiba untuk menangani situasi dan mencegah api merembet ke bangunan lain.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG – Kebakaran menghanguskan dua unit rumah dinas guru SD Inpres Moutong Timur di Desa Salepae, Kecamatan Moutong, Kabupaten Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (16/4/2026), menyisakan kisah kepanikan dari para korban di lokasi kejadian.

Salah satu korban, Nurhatima Lakita (30), guru SD Inpres Moutong Timur, mengaku momen kebakaran terjadi begitu cepat dan membuatnya nyaris tidak sempat menyelamatkan barang.

Ia mengatakan, saat kejadian dirinya berada di lingkungan sekolah ketika aktivitas belajar masih berlangsung.

Baca juga: Eka Arwati Mengaku Punya Trauma Dengan Pria Sejak SD, Berniat Bunuh Diri Saat Masih Berada di Oman

“Tiba-tiba terdengar teriakan kebakaran,” ungkapnya.

Mendengar teriakan tersebut, ia langsung bergegas keluar untuk memastikan kondisi di sekitar.

Saat tiba di lokasi rumah dinas, ia melihat api sudah dalam kondisi membesar dari salah satu bangunan.

“Saya lihat api sudah besar,” ujarnya.

Kobaran api dengan cepat menjalar ke bagian lain bangunan yang berada berdekatan.

Situasi di lokasi saat itu berubah menjadi panik.

Warga yang berada di sekitar langsung berdatangan.

Sebagian warga berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Namun karena api sudah terlanjur membesar, upaya tersebut tidak mampu menghentikan laju kobaran.

Korban mengaku tidak sempat menyelamatkan banyak barang dari dalam rumah.

Baca juga: Kerugian Kebakaran Rumah Dinas Guru di Salepae Parigi Moutong Diperkirakan Rp25 Juta

“Barang-barang tidak sempat kami keluarkan,” katanya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved