Sigi Hari Ini
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, Sigi Targetkan Kabupaten Sehat 2026
Keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam percepatan Program Kabupaten Sehat Tahun 2026.
- Program ini dijalankan melalui sembilan tatanan, mulai dari permukiman, fasilitas umum, pendidikan, pasar, hingga penanggulangan bencana yang terintegrasi.
- Pemkab Sigi menekankan pentingnya data akurat, inovasi, serta keterlibatan masyarakat untuk mendukung keberhasilan dan evaluasi program secara berkelanjutan.
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, SIGI – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, resmi membuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Teknis Kabupaten Sehat Kabupaten Sigi Tahun 2026 berlangsung di Aula Kantor Bupati Sigi, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan Kabupaten Sigi yang bersih, nyaman, aman, dan sehat melalui pendekatan pembangunan berbasis kesehatan.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) bukan sekadar ajang meraih penghargaan, melainkan upaya kolektif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Baca juga: Pemprov Sulteng Kucurkan Rp12 Miliar untuk Dukung Operasional Haji 2026
“Program Kabupaten Sehat bukan sekadar untuk meraih penghargaan, tetapi merupakan upaya bersama dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik,” tegasnya.
Ia menjelaskan, konsep Kabupaten Sehat dijalankan melalui penerapan sembilan tatanan yang terintegrasi, meliputi kehidupan masyarakat sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum.
Satuan pendidikan, pasar, perkantoran dan perindustrian, kawasan pariwisata, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial, serta penanggulangan bencana.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, serta penguatan kolaborasi lintas sektor berbasis data.
“Tidak ada satu pun perangkat daerah yang bekerja sendiri. Semua harus terlibat karena kesehatan masyarakat merupakan bagian integral dari pembangunan,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya inovasi dalam mendukung transformasi menuju Kabupaten Sehat.
Baca juga: Indikator Kesehatan Sigi Meningkat, Bupati Tekankan Kerja Sama Solid
Mulai dari pemanfaatan teknologi, skema pembiayaan kreatif, hingga penguatan aksi kolektif yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, rapat koordinasi ini difokuskan pada pembaruan Surat Keputusan (SK) Tim Pembina dan Forum Kabupaten Sehat.
Sekaligus memastikan optimalisasi pelaksanaan program serta penginputan indikator pada sembilan tatanan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyinggung pentingnya pendekatan berbasis data dalam menentukan arah kebijakan.
Termasuk dalam mengidentifikasi capaian indikator seperti angka harapan hidup, akses layanan kesehatan, hingga kondisi lingkungan di setiap wilayah.
Ia juga mendorong agar seluruh perangkat daerah lebih aktif melakukan pendataan dan evaluasi, termasuk pada sektor pariwisata.
Baca juga: Perizinan di Palu Terkendala Sistem, DPD REI Sulteng Dorong Percepatan Integrasi RDTR
Menurutnya, kebersihan dan kenyamanan destinasi wisata menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan daerah sehat.
| Polres Sigi Sita Sabu 0,39 Gram, Diduga Pengedar Sabu Diamankan |
|
|---|
| Indikator Kesehatan Sigi Meningkat, Bupati Tekankan Kerja Sama Solid |
|
|---|
| Bupati Sigi Tekankan Penguatan Posyandu untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan |
|
|---|
| Transformasi Posyandu Jadi Kunci, Bupati Sigi Dorong Integrasi Layanan Sosial hingga Desa |
|
|---|
| Polisi Ringkus Pria Diduga Pengedar Sabu di Kulawi Selatan Sigi, Sita 3 Paket Sabu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Perkuat-Sinergi-Lintas-Sektor.jpg)