Rabu, 29 April 2026

PDIP Sulteng

I Made Karsana DPRD Morowali Utara Sosialisasikan Perbup Kegiatan Sismik

Menurutnya, penyampaian informasi yang jelas menjadi langkah penting untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Tayang:
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
Handover
Anggota DPRD Morowali Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, I Made Karsana, menghadiri kegiatan sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) terkait pelaksanaan kegiatan sismik yang digelar di Kantor Camat Mamosalato, Senin (28/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Anggota DPRD Morowali Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, I Made Karsana, menghadiri sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) tentang pelaksanaan kegiatan sismik di Kantor Camat Mamosalato, Senin (28/4/2026). 
  • Kegiatan ini diikuti para kepala desa dari wilayah terdampak rencana kegiatan sismik.
  • I Made Karsana menekankan pentingnya sosialisasi yang jelas kepada pemerintah desa dan masyarakat untuk mencegah kesalahpahaman.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI UTARA - Anggota DPRD Morowali Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, I Made Karsana, menghadiri kegiatan sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) terkait pelaksanaan kegiatan sismik yang digelar di Kantor Camat Mamosalato, Senin (28/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri para kepala desa dari wilayah yang terdampak rencana kegiatan sismik di Kecamatan Mamosalato.

Dalam kesempatan itu, I Made Karsana menekankan pentingnya sosialisasi kepada pemerintah desa dan masyarakat agar pelaksanaan kegiatan sismik berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Menurutnya, penyampaian informasi yang jelas menjadi langkah penting untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti ini harus disosialisasikan dengan baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Wagub Sulteng Pastikan Infrastruktur Darurat di Bukit Makmur Parimo Ditangani Cepat

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pihak pelaksana kegiatan.

Ia menilai seluruh tahapan harus memperhatikan aspek perizinan, dampak sosial, serta lingkungan agar masyarakat di wilayah terdampak tetap terlindungi.

Selain itu, I Made Karsana meminta agar keterlibatan masyarakat menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan kegiatan sismik.

Menurut dia, warga harus mendapatkan penjelasan secara terbuka terkait tujuan kegiatan, manfaat, hingga potensi dampak yang mungkin timbul.

Kegiatan berlangsung dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para kepala desa menyampaikan berbagai pertanyaan serta masukan terkait rencana kegiatan sismik di daerah mereka. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved