Donggala Hari Ini
Harga Wisata di Pantai Tanjung Karang Donggala Disebut Fleksibel, Pengunjung Diminta Aktif Bertanya
Di kawasan wisata tersebut, sebagian besar pedagang menerapkan sistem harga yang menyesuaikan kondisi pasar.
Ringkasan Berita:
- Harga makanan di Pantai Tanjung Karang bervariasi karena mengikuti harga bahan dan umumnya dijual dalam paket.
- Tarif sewa gazebo berkisar Rp100–200 ribu dan tidak benar jika disebut mencapai Rp500 ribu.
- Pemerintah mengimbau wisatawan aktif bertanya harga serta menyiapkan penataan kawasan untuk meningkatkan kenyamanan.
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Donggala angkat bicara terkait keluhan wisatawan mengenai tarif makanan dan fasilitas di Pantai Tanjung Karang ramai diperbincangkan di media sosial.
Setelah melakukan pengecekan langsung, dinas terkait menilai persoalan tersebut lebih disebabkan kurangnya komunikasi antara pengunjung dan pelaku usaha.
Di kawasan wisata tersebut, sebagian besar pedagang menerapkan sistem harga yang menyesuaikan kondisi pasar.
Kepala Disparbudekraf Donggala, Muhammad, mengatakan pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi di lapangan serta meminta keterangan dari para pelaku usaha setempat.
“Menindaklanjuti keluhan pengunjung, tim Disparbudkraf telah turun langsung ke lapangan dan menanyakan ke beberapa masyarakat yang mengelola gazebo dan tempat makan di kawasan Tanjung karang," ujarnya saat dikonfirmasi TribunPalu.com, Rabu (6/5/2026).
Baca juga: Disparbudekraf Donggala Buka Suara soal Harga Kuliner di Tanjung Karang, Ini Penjelasannya
Menu seperti ikan bakar, misalnya, dijual dalam bentuk paket lengkap sehingga harga terlihat lebih tinggi. Padahal, paket tersebut sudah mencakup berbagai pelengkap seperti nasi, sayur, sambal, hingga minuman.
Selain itu, variasi harga juga terjadi pada makanan ringan.
Beberapa pedagang mematok tarif berbeda karena dipengaruhi kenaikan bahan baku dan biaya operasional.
Hal ini membuat tidak semua lapak memiliki standar harga yang sama.
Terkait isu mahalnya sewa gazebo, pemerintah memastikan tarif yang berlaku masih dalam batas wajar.
Hasil peninjauan menunjukkan kisaran harga antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu, dan tetap terbuka untuk negosiasi.
Sebagai langkah perbaikan, pemerintah daerah berencana melakukan penataan ulang kawasan wisata tersebut.
Fokus pembenahan meliputi area kuliner, fasilitas penginapan, ruang publik, hingga sistem parkir agar lebih tertib dan nyaman bagi wisatawan.
Pengunjung pun diimbau untuk lebih proaktif, terutama dengan menanyakan harga sebelum melakukan transaksi.
Baca juga: Kemenkum Sulteng Dorong Integrasi Hasil Analisis Evaluasi Hukum ke Propemperda
Dengan komunikasi yang baik, diharapkan pengalaman berwisata di Pantai Tanjung Karang tetap menyenangkan tanpa adanya kesalahpahaman.(*)
| Bantuan Ikan untuk Keluarga Berisiko Stunting di Donggala, Tiap KK Terima 3 Kg Ikan Segar |
|
|---|
| Dinas Perikanan Donggala Salurkan Ikan ke 175 KK di Banawa, Sasar Keluarga Risiko Stunting |
|
|---|
| Donggala Percepat Penurunan Stunting 2026, Dukung Program Berani Pelita Hati |
|
|---|
| DPRD Donggala Perpanjang Waktu Bapemperda 30 Hari Bahas Tiga Ranperda |
|
|---|
| 354 KK di Malino dan Lumbulama Donggala Terima Bantuan Pangan Ikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/pantai-tanjung-karang-di-donggala-idulfitri.jpg)