Jumat, 8 Mei 2026

Kanwil Kemenham Sulteng

Kanwil Kemenham Sulteng dan Dinkes Palu Perkuat Pemahaman HAM bagi ASN Kesehatan

Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Tengah menggelar penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Tayang:
Editor: Lisna Ali
Handover
Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Tengah menggelar penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Palu. 

TRIBUNPALU.COM - Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulawesi Tengah menggelar penguatan kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Palu.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman aparatur mengenai penerapan prinsip HAM dalam setiap layanan kesehatan kepada masyarakat.

Kepala Kanwil Kementerian HAM Sulteng Mangatas Nadeak menegaskan bahwa kesehatan adalah hak fundamental setiap individu yang wajib dilindungi dan dipenuhi oleh negara.

Sektor kesehatan dinilai sangat vital karena menjadi garda terdepan dalam pemenuhan hak dasar warga negara yang telah dijamin oleh konstitusi.

Melalui agenda ini, ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan yang profesional dengan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan non-diskriminasi.

Baca juga: DPKP Palu Bakal Sulap Lahan Tidur 2.000 Meter Jadi Demplot Urban Farming di Kelurahan Lere

"Meskipun masih terdapat berbagai tantangan seperti keterbatasan sarana, prasarana, dan beban kerja, hal tersebut tidak boleh mengurangi komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang adil, bermutu, dan inklusif bagi seluruh masyarakat," jelas Mangatas Nadeak melalui rilis yang diterima TribunPalu.com, Jumat (8/5/2026).

Narasumber dalam kegiatan ini menekankan pentingnya standar Availability, Accessibility, Acceptability, dan Quality (AAAQ) dalam operasional puskesmas maupun rumah sakit.

Penerapan prinsip tersebut bertujuan memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan, mendapatkan akses kesehatan yang layak tanpa terkecuali.

Baca juga: Aliansi Burasa Soroti Outsourcing dan PHK 80 Karyawan PT RSJ di Morowali

Aspek etika, empati, serta perlindungan privasi pasien juga menjadi poin utama yang harus diintegrasikan oleh tenaga kesehatan dalam tugas sehari-hari.

Dengan penguatan ini, pelayanan kesehatan di Kota Palu diharapkan semakin humanis, responsif, dan benar-benar berorientasi pada penghormatan martabat manusia.(*)

Update informasi lainnya di Facebook, Instagram, Tiktok dan WA Channel

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved