Rabu, 13 Mei 2026

Banggai Hari Ini

Waket I DPRD Banggai Soroti Kualitas Jembatan Desa Baya, Cat Mulai Pudar

Tahap pertama tahun 2024, pembangunan jembatan sebesar Rp1,540 miliar untuk pekerjaan bronjong dan struktur bawah jembatan.

Tayang:
Penulis: Alisan | Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
PENINJAUAN JEMBATAN - Waket I DPRD Banggai, Wardani Murad Husain saat meninjau jembatan Desa Baya, Kecamatan Luwuk Timur, Sulawesi Tengah, Senin (11/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wardani Murad Husain, Waket I DPRD Banggai, menyoroti kualitas jembatan Desa Baya yang baru selesai dibangun tetapi catnya sudah pudar, serta timbunan oprit belum rata dan rawan tergerus.
  • Pembangunan jembatan dilakukan dalam dua tahap, tahap I tahun 2024 senilai Rp1,540 miliar untuk struktur bawah dan bronjong.
  • PPK Dinas PUPR Banggai, Munfarid Arifat, memastikan kontraktor akan diperintahkan melakukan perbaikan karena proyek masih dalam masa pemeliharaan.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Wakil Ketua (Waket) I DPRD Banggai, Wardani Murad Husain menyoroti jembatan Desa Baya, Kecamatan Luwuk Timur, Sulawesi Tengah.

Politikus Gerindra ini mendatangi lokasi saat reses, Senin (11/5/2026).

“Baru selesai dikerjakan tapi catnya sudah mulai pudar," katanya. 

Baca juga: Kronologi Pelajar Palu Jadi Korban Pencurian di Sigi, Motor Nyaris Dibawa Kabur

Menurutnya, proyek ini menelan anggaran besar di APBD Banggai.

"Kualitas pekerjaan mesti benar-benar dijaga,” tegasnya.

Tahap pertama tahun 2024, pembangunan jembatan sebesar Rp1,540 miliar untuk pekerjaan bronjong dan struktur bawah jembatan.

Tahap II 2025 menelan anggaran Rp2,499 miliar untuk pembangunan struktur atas jembatan dan pemasangan bronjong.

Wardani juga timbunan di sisi oprit belum rata dan dikhawatirkan mudah tergerus saat musim hujan.

“Oprit seharusnya dipadatkan menggunakan Bomag agar material tak mudah hanyut,” ujarnya.

Oprit adalah bangunan berupa urukan, berada di belakang abutmen. 

Baca juga: Anwar Hafid Optimistis Porprov X Mampu Cetak Atlet Berprestasi

Gunanya sebagai dudukan jalan pendekat jembatan.

Ia juga melihat material balok dibiarkan tergeletak di badan jembatan dan mengganggu aktivitas pengendara. 

“Minimal area pekerjaan dibersihkan dan dirapikan dulu supaya aman dan nyaman dilewati kendaraan,” katanya lagi.

Menanggapi Wardani, PPK Dinas PUPR Kabupaten Banggai, Munfarid Arifat memastikan segera menyurati kontraktor pelaksana.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved