Senin, 18 Mei 2026

Podcast DPRD Morowali

Empat Periode di DPRD Morowali, Aminuddin Awaludin Bagikan Cerita Awal Mula Terjun Dunia Politik

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Morowali, Aminuddin Awaludin, membagikan kisah awal mula dirinya terjun ke dunia politik.

Tayang:
Editor: Lisna Ali

TRIBUNPALU.COM - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Morowali, Aminuddin Awaludin, membagikan kisah awal mula dirinya terjun ke dunia politik.

Saat ini, ia tercatat menduduki kursi parlemen daerah selama empat periode berturut-turut.

Sebelum mengabdikan diri di lembaga legislatif, Aminuddin merupakan seorang Sarjana Agama yang sempat meniti karier di birokrasi pemerintahan.

Ia pernah diangkat menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) tepatnya pada 2008.

"Saya basicnya sarjana agama, sebelum terjun ke dunia politik saya bahkan sudah sempat masuk ASN, saya pegawai negeri tahun 2008," ujar Aminuddin dalam podcast Tribun VIP edisi DPRD Morowali dikutip TribunPalu.com, Minggu (17/5/2026).

Langkah politiknya mulai terbentuk ketika Kabupaten Morowali bersiap menyambut kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg).

Momentum tersebut menjadi titik balik terbesar dalam menentukan arah pengabdian hidupnya ke depan.

"Berjalannya waktu di 2008 ada hajatan politik untuk pilcaleg periode 2009-2014, mulai dari situ pertama masuk dunia politik," kata politisi senior di Bumi Tepe Asa Aroa tersebut.

Baca juga: Prediksi Skor Wolves vs Fulham: Wolves Buat Keajaiban di Laga Kandang Terakhir Premier League?

Aminuddin menjelaskan bahwa keputusannya untuk beralih profesi didorong oleh rekam jejaknya di organisasi.

Ia menilai status Morowali sebagai daerah otonomi baru kala itu sangat membutuhkan kontribusi dari figur pemuda setempat.

"Motivasi memutuskan masuk ke dunia politik pertama latar belakang sebagai organisasi lokal maupun nasional, ini kemudian saya melihat daerah saya ini sebagai daerah baru, jadi lebih butuh kader yang memperhatikan daerahnya," tuturnya.

Demi totalitas memperjuangkan kemajuan daerah, Aminuddin mengambil keputusan berani dengan menanggalkan status kepegawaiannya.

Langkah besar ini sempat diiringi kekhawatiran pribadi mengenai masa depan ekonominya jika gagal dalam Pemilu.

"Saya rela meninggalkan pegawai negeri saya, saya sempat ragu kalau saya tidak lolos di politik ini saya kerja apa, tapi hasilnya mengatakan saya diberi kepercayaan untuk menjadi perwakilan rakyat di periode itu dan menjadi awal saya duduk di kursi legislatif," ungkapnya.

Baca juga: Profil Inspiratif Sultanah Hadie, Wakil Ketua DPRD Perempuan Visioner

Kini, setelah melewati empat periode masa jabatan, ia menegaskan komitmennya untuk tidak pernah berhenti memperjuangkan hak-hak konstituen.

Menurutnya, keterlibatan di parlemen adalah wadah paling konkret untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat luas.

"Saat itu saya berpikir kalau saya mau bantu masyarakat khususnya konstituen saya, maka saya harus melibatkan diri di dunia politik," pungkas Aminuddin.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved