Narkotika di Kampus
FK Untad Tegaskan Tak Ada Bukti Keterlibatan Mahasiswa Terkait Temuan Dugaan Alat Narkotika
Keterangan tersebut sejalan dengan informasi dari perwakilan lembaga mahasiswa yang selama ini beraktivitas.
Oleh karena itu, BEM FK Untad mengajak rekan-rekan media untuk terus mengedepankan prinsip jurnalistik yang berimbang, akurat, dan berbasis konfirmasi, demi menjaga iklim informasi yang kondusif.
Mahasiswa juga mengimbau semua pihak untuk menghormati proses yang sedang berjalan dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan yang dapat merugikan nama baik mahasiswa Fakultas Kedokteran.
Baca juga: Kanwil BPN Sulteng Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Bimtek Akses Reforma Agraria
Di sisi lain, pihak mahasiswa menyatakan sangat mendukung penuh proses investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang apabila diperlukan.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Fakultas Kedokteran Untad menegaskan komitmennya dalam menjaga lingkungan kampus yang sehat, aman, dan bebas narkoba. Dr. dr. M. Sabir menjelaskan bahwa pihak fakultas akan memperkuat pengawasan lingkungan kampus melalui penataan area, peningkatan keamanan, penerangan, serta pemasangan CCTV di sejumlah titik.
Selain itu, Fakultas Kedokteran Untad juga akan memperkuat langkah preventif melalui pemeriksaan narkoba berkala bagi mahasiswa setiap tahun.
Kebijakan ini melengkapi pemeriksaan narkoba yang selama ini telah diberlakukan pada saat penerimaan mahasiswa baru dan sebelum mahasiswa memasuki tahap profesi koas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Universitas-Tadulako-202.jpg)