Morowali Utara Hari Ini
Wakapolres Morut Ajak Masyarakat Tunjukkan Nilai Pancasila ke Dunia
Indonesia berperan dalam memediasi konflik regional dan konsisten menyuarakan keadilan.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Morowali Utara menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Selasa (2/6/2026), di Pelataran Kantor Bupati. Wakapolres Morut.
- Kompol Charles BN Karimar, bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Pelda Alimuddin dari Koramil 1311-03 Petasia menjadi Pemimpin Upacara. Peserta terdiri dari ASN Pemda, TNI, Polri, pejabat Forkopimda, dan pejabat instansi vertikal.
TRIBUNPALU.COM - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang diperingati tanggal 1 Juni 2026, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara menggelar upcara bendera.
Pada pelaksanaanya, Wakapolres Morut Kompol Charles BN Karimar menjadi Inspektur Upacara pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang dilaksanakan di Pelataran Kantor Bupati pada Selasa, (2/06/2026).
Bertindak selaku Pemimpin Upacara yakni Pelda Alimuddin dari Koramil 1311-03 Petasia, dengan peserta upacara yang terdiri seluruh ASN lingkup Pemda Morut, unsur TNI dan juga Polri.
Upacara juga dihadiri oleh para pejabat Forkopimda Morut, pejabat dari berbagai Instansi vertikal serta para pejabat Eselon II dan III lingkup Pemda Morut.
Dalam amanatnya Wakapolres Morut membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP-RI) yang mengatakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".
Baca juga: Mantan Ketua RT Bantah Kabar Eks Polwan Yuni Kembali ke Rumah, Jalani Observasi Didampingi Dinsos
Dirinya mengatakan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.
"Pancasila adalah jangkar moral dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik", ucap Wakapolres Morut dalam amanatnya.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa Pancasila juga menjadi fondasi dari kebijakan luar negeri yang bebas aktif.
Baca juga: Polres Morowali Amankan 47 Paket Sabu Berat 45,07 Gram di Bahomakmur
Nilai musyawarah dan mufakat yang dianut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.
Indonesia berperan dalam memediasi konflik regional dan konsisten menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah sebagai ejawantah dari sila kedua Pancasila yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” ucap Wakapolres Morut menutup amanat. (*)
| Pemkab Morowali Utara Tingkatkan Layanan Kesehatan dengan Kehadiran CT Scan |
|
|---|
| Bupati Morowali Utara Tegaskan Pendidikan Gratis dan Beasiswa Tetap Prioritas |
|
|---|
| Pemkab Morowali Utara Perkuat Akurasi Data Sosial Ekonomi untuk Pengentasan Kemiskinan |
|
|---|
| Kunjungi Morut, Mayjen TNI Jonathan Sianipar Targetkan Yon TP 825 Jadi Batalyon Unggulan |
|
|---|
| Delis J. Hehi Tekankan Pembangunan Desa sebagai Kunci Kemajuan Morowali Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/di90a-u90a90ajpggg.jpg)