Sulteng Hari Ini

Bantu Pemulihan Pascabencana, YDSF Bangun Sekolah, Masjid, dan Huntara di Sigi dan Donggala

Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) dan Yayasan Al-Khair membangun sejumlah fasilitas Pendidikan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (2/9/2019).

Bantu Pemulihan Pascabencana, YDSF Bangun Sekolah, Masjid, dan Huntara di Sigi dan Donggala
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Pengguntingan pita oleh direktur YDSF dan Bupati Sigi. 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) dan Yayasan Al-Khair membangun sejumlah fasilitas Pendidikan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (2/9/2019).

Bantuan fasilitas pendidikan ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap korban yang terdampak bencana di wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Fasilitas pendidikan tersebut, berupa dua unit ruang kelas dan 1 unit ruang UKS di Madrasah Tsanawiyah Al-Khairaat, Desa Tuwa, Kecamatan Kulawi.

Pengguntingan pita oleh direktur YDSF dan Bupati Sigi.
Pengguntingan pita oleh direktur YDSF dan Bupati Sigi. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Hingga Awal September 2019, 5 Kecelakaan Telah Terjadi di Tol Cipularang, Ada yang Berselang 5 Hari

Imbas Operasi Patuh Tinombala 2019, Pemohon SIM di Polres Palu Membludak

Fasilitas ini diserahkan langsung kepada Kepada Pemerintah Kabupaten Sigi, Pada Senin (02/09/2019) hari ini.

Pasalnya, fasilitas tersebut sudah selesai dikerjakan dan sudah dapat digunakan.

''Dalam pemulihan di Pasigala ini, kami mengutamakan pendidikan, tempat tinggal, dan masjid," kata Direktur YDSF, Jauhari.

Sebab, kata dia, ketiganya adalah simbol kehidupan.

Selain fasilitas sekolah, YDSF dan Yayasan Al-Khair juga telah membangun sebanyak 75 hunian sementara (huntara) di Desa Wisolo dan satu unit masjid di Desa Batusuya, Kabupaten Donggala.

''Untuk keseluruhan dananya mencapai Rp1,6 miliar. Dana ini merupakan sumbangsih dari donatur dan seluruh warga Jawa Timur," sebutnya.

Sementara itu, Bupati Sigi Irwan Lapatta mengungkapkan rasa terimakasih kepada seluruh lembaga yang telah membantu pemerintah dalam proses pemulihan pascabencana.

"Saya mengucapkan terimakasih, karena tanpa ada lembaga, khususnya YDSF, pemerintah tak dapat berbuat banyak dalam," kata Irwan.

"Pemulihan pascabencana ini, saya harap ada program berkelanjutan yang dibuat YSDF dan Yayasan Al-Khair untuk pemulihan di sini," tambahnya.

Penyerahan fasilitas pendidikan ini ditandai dengan penandatanganan prasasti pembangunan ruang kelas, UKS, serta pengguntingan pita, oleh direktur YDSF dan Bupati Sigi.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved