Soal Jiwasraya, Arya Sinulingga Sebut Jokowi Tak Ada Maksud Salahkan SBY: Jangan Tersinggung

Arya Sinulingga memberikan klarifikasi bahwa Presiden Joko Widodo tidak memiliki niatan untuk menyalahkan SBY terkait kasus Jiwasraya.

KONTAN/Cheppy A. Muchlis
Ilustrasi Jiwasraya 

Jokowi tidak pernah bermaksud menyalahkan SBY atas kasus Jiwasraya.

"Nggak ada maksud menyalahkan Pak SBY, cuma kan kadang-kadang dibilang oleh Pak Jokowi sepuluh tahun yang lalu langsung ada mungkin wartawan yang menulis ini jamannya Pak SBY," ucap Arya Sinulingga.

Lebih lanjut Arya Sinulingga mengungkap data yang menunjukkan bahwa kasus Jiwasraya ini sudah terjadi selama sepuluh tahun lalu.

"Kalau kita buka lebih jelas lagi ya, saya kan punya data 31 Desember 2007 itu udah jelas BPK itu disclaimer, kemudian 2008 itu negatif ekuitasnya sampai 5,7 triliun, 2009 itu surplus katanya tapi itu karena da reasuransi, 2010 sampai 2011 itu sama karena masih reasuransi maka seakan-akan itu positif padahal tidak."

"Tadi dikatakan surplus memang betul jawabannya adalah ekuitas surplus 1,5 triliun tapi sebenarnya itu ada ekuitas negatif 2,3 triliun."

Darimana ini karena ternyata ada reevaluasi aset yang tadinya 208 miliar misalnya ada bangunan atau tanah itu dulu dihitung 208 miliar, baru dihitung kembali nih 2013 ternyata ada pertambahan nilai bukan untung, maka 6,3 triliun nilai aset bertambah," papar Arya Sinulingga.

Seperti diketahui sebelumnya, Jiwasraya tidak sanggup memenuhi kewajiban pembayaran yang mencapai Rp 12,4 triliun.

Jokowi mengaku sudah punya gambaran solusi untuk masalah Jiwasraya ini.

Jokowi sudah berkoordinasi dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Lantas Jokowi menegaskan bahwa masalah Jiwasraya ini terjadi sejak sepuluh tahun yang lalu atau bertepatan dengan era kepemimpinan SBY.

Halaman
1234
Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved