Cuaca Ekstrem, Nalayan di Talise Palu tetap Melaut, Tak Berani Keluar Teluk Palu

Aktivitas melaut nelayan di Teluk Palu tidak terpengaruh dengan adanya cuaca ekstrem yang melanda Palu beberapa waktu ini.

TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Nelayan di Kelurahan Talise saat memperbaiki perahunya, Jumat (3/1/2020) siang. 

"Benyak permintaan ikan, bahkan hasil tangkapan kami tidak cukup memenuhi permintaan pembeli," kata Arham.

Arham menjelaskan, semua nelayan di Pantai Talise itu kehilangan perahu dan alat tangkap ikan saat bencana gempa dan tsunami 28 September 2018 lalu.

Namun beberapa bulan lalu, para nrlayan di daerah itu mendapat bantuan dari pihak swasta dan pemerintah setempat.

Banyuan yang mereka dapatkan berupa perahu dan alat tangkap ikan set.

Bantuan menjadi angin segar bagi puluhan nelayan di Pantai Talise tersebut.

"Sebanyak 78 orang nelayan yang ada di Teluk Palu, sebagiaj besar sudah mendapatkan bantuan perahu dan itu sangat membantu bagi kami para nelayan," tandas Arham.

Namun sampai dengan Jumat (3/1/2020) sore, masih ada sejumlah perahu bantuan itu sedang dalam renovasi dan penambahan ornamen perahu.

" Kita perbaiki lagi, kerana ada yang kayunya renggang, ada juga perlu ditambah agar sesuai keinginan nelayan di sini," terang Ishak, nelayan lainnya di Pantai Talise.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved