Wisma Atlet Mulai Beroperasi, Achmad Yurianto: Ini Jadi Barrier Awal untuk Kurangi Beban RS Rujukan

Rumah sakit darurat di Wisma Atlet telah resmi beroperasi pada Senin (23/3/2020) sore.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020) - 

“Secara umum kondisi mereka adalah sakit ringan sedang,” ungkapnya.

Kendati demikian Yuri menyebut terdapat dua pasien yang harus dirujuk di RSPAD Gatot Soebroto.

“Ada dua yang kami lihat ada faktor komorbid (penyakit penyerta) yang mempengaruhi oleh karena itu kami rujuk ke rumah sakit rujukan yakni RSPAD,” ujar Yuri.

Yuri mengatakan sejak awal pemerintah memang merencanakan bahwa rumah sakit tambahan ini adalah bagian dari tempat isolasi rumah sakit.

Ia juga menuturkan keberadaan wisma atlet ini ditujukan sebagai barrier awal untuk megurangi beban rumah sakit rujukan.

"Keberadaan rumah sakit Wisma Atlet ini sebenarnya ditujukan adalah sebagai barrier awal sebelum atau barrier awal untuk mengurangi beban rumah sakit rujukan," kata Yuri.

"Kita ketahui bersama, adapun rumah sakit rujukan yang dimaksud seperti Sulianti Saroso, ada Rumah Sakit Persahabatan, dan sebagainya," imbuhnya. 

Dalam kesempatan itu, Yuri juga menyinggung terkait dengan Kekarantinaan Kesehatan.

Ia mengatakan, berdasarkan UU No 6 Tahun 2018, tentang Kekarantinaan mengamanatkan bahwa di dalam penanganan penyakit menular ini ada tiga tahapan karantina.

Dokter Handoko Gunawan Dinyatakan Negatif Corona, Sudah Diperbolehkan Pulang dari RS

Pertama karantina perorangan yang saya sampaikan sebagai self isolation (isolasi diri).

Halaman
1234
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved