Ferdian Paleka Dibully, Kompolnas akan Perketat Sistem Pengawasan Rutan Polrestabes Bandung

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengikuti kasus perundungan yang dialami oleh YouTuber Ferdian Paleka‎ di sel Polrestabes Bandung, Jawa Barat.

Instagram/c3rita_ojol
Tangkapan layar video ledekan terhadap Ferdian Paleka yang viral di media sosial. 

TRIBUNPALU.COM - Setelah diamankan oleh pihak kepolisian terkait kasus prank sembako isi sampah dan batu, Ferdian Paleka mengalami perundungan atau dibully oleh tahanan lain di sel Polrestabes Bandung, Jawa Barat.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengikuti kasus perundungan yang dialami oleh YouTuber Ferdian Paleka‎.

Menurut Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, sistem pengamanan serta pengawasan terhadap para tahanan di ruang tahanan (Rutan) Polrestabes Bandung harus lebih diperketat, agar kejadian bullying tidak terjadi lagi.

"Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Apalagi pada saat diberlakukannya PSBB di Bandung Raya mengharuskan para tahanan juga ditempatkan mengikuti aturan PSBB. Jangan sampai terjadi penularan Covid-19 di tahanan," ungkap Poengky dalam keterangannya, Senin (11/5/2020).

Youtuber Ferdian Paleka Di-bully di Penjara, Orangtuanya Akan Minta Perlindungan Komnas HAM

Ferdian Paleka jadi Bulan-bulanan di Penjara, Sosoknya Digunduli dan Ditelanjangi Tahanan Lainnya

Sudah Diamankan, Otak di Balik Prank Sembako Isi Sampah Bukan Ferdian Paleka

Poengky menjelaskan ‎pada prinsipnya tersangka yang ditahan mempunyai hak-hak yang dijamin KUHAP serta aturan-aturan lain yang berlaku di Indonesia, termasuk diantaranya UU Anti Penyiksaan.

Sama halnya dengan tahanan yang disidik oleh penyidik Kepolisian ada aturan perlindungan HAM terhadap tahanan sebagaimana dimaksud pasal 22 hingga 26 Peraturan Kapolri (Perkap) nomor 8 tahun 2009 tentang Implementasi HAM.

"Meskipun berstatus tersangka atas dugaan perbuatan yang merendahkan martabat yang disebarluaskan secara elektronik, tidak boleh ada upaya-upaya balasan terhadapnya selama berada dalam tahanan," tegas Poengky.

Poengky menyebut ‎tindakan bullying yang dilakukan sesama tahanan tersebut adalah tindakan yang merendahkan martabat. Apalagi dilakukan saat adanya pembatasan sosial.

Menurutnya sudah tepat jika tidak hanya para pelaku yang diperiksa, melainkan para petugas jaga tahanan hingga atasannya diperiksa.

Kurva Covid-19 di Indonesia Diklaim Melandai, Ahli dari Eijkman: Kurvanya Tidak Sesuai Standar Ilmu

Update WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Senin, 11 Mei 2020: Tercatat 41 Orang Meninggal Dunia

Youtuber Ferdian Paleka digelandang oleh petugas setelah berhasil diringkus oleh jajaran Polrestabes Bandung, Jumat (8/5/2020). Sebelumnya Ferdian Paleka sempat buron, setelah dijadikan tersangka oleh Polisi, akibat ulahnya melakukan aksi penipuan (prank) terhadap para waria di Bandung. TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Youtuber Ferdian Paleka digelandang oleh petugas setelah berhasil diringkus oleh jajaran Polrestabes Bandung, Jumat (8/5/2020). Sebelumnya Ferdian Paleka sempat buron, setelah dijadikan tersangka oleh Polisi, akibat ulahnya melakukan aksi penipuan (prank) terhadap para waria di Bandung. TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA (TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA)

"Tindakan cepat Kapolrestabes Bandung untuk mengusut tuntas kasus ini serta transparansinya pada publik patut diapresiasi," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved