Rabu, 3 Juni 2026

Presiden Rodrigo Duterte Longgarkan Lockdown, Warga Filipina Masih Enggan Keluar Rumah

Meski saat ini pemerintah Filipina telah melonggarkan kebijakan lockdown, banyak penduduk yang enggan keluar rumah dan ambil risiko tertular Covid-19.

Tayang:
Wikimedia Commons via nationalinterest.org
Presiden Filipina Rodrigo Duterte 

TRIBUNPALU.COM - Merebaknya wabah virus corona Covid-19 di seluruh dunia, membuat beberapa negara menerapkan kebijakan lockdown atau penguncian wilayah.

Satu di antara negara yang menerapkan lockdown adalah Filipina.

Hingga pertengahan Mei 2020 ini, Filipina telah mengambil kebijakan lockdown atau penguncian wilayah selama 2 bulan ini akibat wabah virus corona.

Meski saat ini pemerintah telah melonggarkan kebijakan lockdown, banyak penduduk yang enggan keluar rumah dan memilih tidak mau mengambil risiko di dunia luar.

Dilansir SCMP, Jumat (15/5/2020), Presiden Filipina Rodrigo Duterte melarang warganya meninggalkan rumah kecuali untuk melakukan hal yang diperlukan, seperti berbelanja makanan sejak Maret silam.

Toko dan bisnis yang tidak penting ditutup, penjualan minuman keras juga dilarang.

Akan tetapi, mulai Sabtu (16/5/2020), langkah-langkah lockdown diubah menjadi Modified Enhanced Community Quarantine (MECQ).

Mal dan toko mulai dibuka kembali.

Namun, transportasi umum masih tetap ditutup di kota metropolis.

Indira Kalistha Anggap Enteng Corona, 5 Seleb Lontarkan Sindiran Menohok: Awkarin hingga Dr Tirta

Siapa Pihak yang Menentukan Shalat Idul Fitri Bisa Diselenggarakan atau Tidak? Ini Penjelasan MUI

KPK Imbau Kepala Daerah: Jangan Jadikan Penyaluran Bansos Covid-19 sebagai Ajang Unjuk Gigi

Pencabutan larangan penjualan minuman keras

Sementara larangan penjualan minuman keras akan dicabut di kota Quezon dan kota Pasay (dengan pembelian terbatas untuk tiap orang).

Pemerintah menjelaskan bahwa MECQ merupakan langkah kedua dari lima langkah untuk membuka kembali negara itu.

Setelah ini akan ada MECQ dan akhirnya New Normal.

Selama MEQC, anak di bawah umur (di bawah 18 tahun) dan manula (di atas 60 tahun) tetap dilarang meninggalkan rumah mereka, kecuali mereka satu-satunya orang di rumah.

Namun, banyak yang meskipun sudah diizinkan keluar, tapi tetap berhati-hati meninggalkan rumah mereka.

Salah satu warga yang memilih untuk tetap tinggal di rumah adalah seorang warga berusia 31 tahun yang tinggal di kota Quezon, Julio Silvestre.

Dia mengatakan dia punya banyak teman yang sudah berencana untuk berkumpul.

"Saya mengatakan kepada mereka, belum, tidak (akan keluar rumah) sampai jumlahnya benar-benar berkurang atau ada jaminan dari pemerintah bahwa itu dapat menangani epidemi. Belum karena masih berbahaya," ujarnya.

Padahal dia sebelumnya adalah orang yang aktif.

Dia biasa keluar rumah dari pagi hingga sore untuk belajar, melatih voli, dan bertemu dengan teman-temannya di bar serta klub.

Diyakini Satu-satunya Jalan Keluar Covid-19, Herd Immunity Baru Bisa Tercapai lewat Vaksinasi

Remaja NF Jadi Pelaku Pembunuhan Bocah sekaligus Korban Pemerkosaan, Berkas Perkara sudah Lengkap

Bisa Ditumis maupun Masak Kuah, Ini Resep 4 Olahan Jamur untuk Sajian Buka Puasa maupun Sahur

Takut terinfeksi

Selain itu ada Carlito Cristo Niniado (67) yang rumahnya di Caloocan City.

Dia tidak memiliki rencana untuk meninggalkan rumah, meskipun mal terdekat akan dibuka kembali untuk bisnis terbatas.

Ada juga warga yang berumur 20 tahun dan bekerja sebagai tukang kayu.

Dia tak dapat bekerja, karena tidak beroperasinya angkutan umum.

Selain itu, karena dia juga takut terinfeksi.

Metro Manila menjadi pusat penyebaran virus corona di Filipina.

Tercatat ada 7.646 infeksi, 573 kematian dan 1.654 pemulihan hingga Kamis (14/5/2020).

Pada 15 Mei, Filipina mencatat 12.091 infeksi, 806 di antaranya telah meninggal dan 2.460 telah pulih.

Di luar Metro Manila, yaitu di 38 provinsi dan 12 kota, pemerintah mengatakan hanya ada "risiko sedang".



Infografik: Gejala Baru Virus Corona
Infografik: Gejala Baru Virus Corona (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo )

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saat Warga Filipina Enggan Keluar Rumah meski Kebijakan Lockdown Dilonggarkan..."
Penulis : Nur Fitriatus Shalihah

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved