Istilah New Normal dan Herd Immunity di Tengah Pandemi Corona, Guru Besar FKUI Jelaskan Artinya

Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Ari Fahrial Syam, menyampaikan pengertian dari new normal dan Herd Immunity.

Tribunnews/JEPRIMA
Aktivitas warga saat pulang kerja di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2020). Pemprov DKI Jakarta resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibukota DKI Jakarta untuk memutus mata rantai virus corona atau Covid-19 pada Jumat (10/4) setelah disetujui oleh Menteri Kesehatan Terawan, PSBB berlaku selama 14 hari sesuai surat keputusan Kementerian Kesehatan dan bisa diperpanjang melihat situasi dan kondisi. 

TRIBUNPALU.COM - Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Ari Fahrial Syam, menyampaikan pengertian dari new normal dan Herd Immunity.

Saat ini, pemerintah memang tengah merencanakan tatanan new normal untuk penanganan Covid-19.

Pemerintah pun telah membantah adanya rencana penerapan Herd Immunity bagi masyarakat.

Lalu apa arti dari Herd Immunity dan New Normal?

Ari Fahrial mengatakan, akan dilakukan vaksinasi pada masyarakat saat penerapan Herd Immunity.

Tujuan dari vaksinasi tersebut untuk membuat kekebalan tubuh agar tidak terjangkit penyakit.

"Saat ini sedang ramai istilah new normal, sebelumnya juga ada Herd Immunity. Apakah keduanya sama? Jelas ini beda."

"Herd Immunity adalah keadaan di mana terjadi kekebalan pada suatu kelompok masyarakat, biasanya digunakan kriteria 70-80 persen."

"Ini bisa terjadi jika memang masyarakat tersebut sudah dilakukan vaksinasi," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Jumat (29/5/2020).

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB saat ditemui di FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB saat ditemui di FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020). (Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

Menurutnya, penyakit tak akan menyebar luas pada masyarakat apabila sudah dilakukan vaksinasi.

Halaman
123
Berita Populer
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved