Breaking News:

Tindakan Dinkes dan Kepolisian untuk Warga 3 Kecamatan di Kota Makassar yang Tolak Rapid Test Corona

Sejumlah warga di tiga kecamatan di Kota Makassar, menolak adanya rapid test virus corona yang digelar massal.

Geosiar
Ilustrasi sampel darah tes virus corona Covid-19. 

TRIBUNPALU.COM - Di tengah merebaknya wabah virus corona Covid-19, sejumlah warga di tiga kecamatan di Kota Makassar, menolak adanya rapid test virus corona yang digelar massal.

Aksi penolakan dilakukan dengan cara memasang spanduk dan menutup jalan agar petugas tidak bisa masuk ke wilayah pemukiman warga.

Para warga menolak rapid test karena tak ada kasus positif Covid-19 di wilayahnya.

Selain itu, juga kurangnya sosialisasi dari petugas kesehatan ataupun pihak terkait sebelumnya.

Penolakan rapid test virus corona oleh warga Kota Makassar tersebut diketahui setelah videonya beredar di dunia maya dan menjadi viral.

Menanggapi hal ini, Dinas Kesehatan dan kepolisian setempat pun mengambil sejumlah langkah.

Berikut informasi lengkapnya:

Dinkes Kota Makassar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Azikin mengatakan, pihaknya akan terus memaksimalkan pihak puskesmas setiap wilayah untuk melakukan edukasi kepada masyarakat.

“Saat ini, pemerintah juga secara rutin memberi informasi berupa edukasi ke masyarakat menggunakan ‘mobil halo-halo’ dua kali setiap hari, yakni pukul 09.00 pagi dan pukul 15.00 sore."

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved