Breaking News:

Pilkada 2020, Satgas Penanganan Covid-19: Pilihlah Pemimpin Daerah yang Taat Protokol Kesehatan

Satgas Penanganan Covid-19 berpesan agar masyarakat yang memiliki hak suara agar memilih calon pemimpin daerah yang taat akan protokol kesehatan.

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Istimewa via Tribunnews.com
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. 

TRIBUNPALU.COM - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 akan digelar pada Rabu, 9 Desember 2020 mendatang.

Namun, Pilkada 2020 digelar di tengah masih merebaknya wabah virus corona Covid-19 di Indonesia.

Terkait hal tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memberikan pesan khusus.

Satgas Covid-19 berpesan agar masyarakat yang memiliki hak suara agar memilih calon pemimpin daerah yang taat akan protokol kesehatan.

Hal itu menjadi satu dari empat poin yang disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito jelang Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang.

“Pilihlah pemimpin yang menaati aturan-aturan terkait protokol kesehatan saat melakukan kampanye, karena hal ini dapat menjadi cerminan tanggung jawab pemimpin ke depannya,” ujar Wiku dilansir YouTube BNPB Indonesia, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Daftar Calon Kepala Daerah Terkaya dan Termiskin di Pilkada 2020 Menurut Analisis KPK

Baca juga: Nikita Mirzani Tetap Laporkan Ustaz Maaher At-Thuwailibi ke Polisi, Sudah Siapkan Pasal-pasalnya

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito
Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito (IST)

Wiku menyebut Pemilu di tengah keadaan pandemi tidak bisa dilakukan secara normal.

Wiku berharap Pilkada Serentak tidak menjadi ajang penularan baru atau bahkan melahirkan klaster baru COVID-19.

Wiku mengungkapkan pilkada tahun ini akan menentukan arah ketahanan kesehatan serta pemulihan masing-masing daerah di tengah pandemi.

“Saya benar-benar berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang bertanggung jawab dan memiliki kapasitas serta komitmen untuk memimpin daerah di tengah masa pandemi,” katanya.

Baca juga: Viral Video Oknum Polisi Ancam Rizieq Shihab, Kapolres Pekalongan Minta Maaf ke Markas FPI

Baca juga: Sepanjang 2020, Polri Telah Tangkap 32 Orang Kelompok Mujahidin Indonesia Timur

Baca juga: Kenaikan Kasus Covid-19 Pasca-Pilkada 2020 Disebut Tak Signifikan, Pandu Riono: Itu Tidak Sempurna

Baca juga: 6 Fakta Bupati Banggai Laut Terjaring OTT KPK: 16 Orang Diamankan, Calon Petahana di Pilkada 2020

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved