Trending Topic
Heboh Warga Korban Banjir Minta Bantuan Malah Dilayani Sambil Karaokean
Seorang korban banjir di Kota Pekalongan, Jawa Tengah kecewa dengan pelayanan oknum Dinas Sosial (Dinsos) di kota tersebut.
TRIBUNPALU.COM - Seorang korban banjir di Kota Pekalongan, Jawa Tengah kecewa dengan pelayanan oknum Dinas Sosial (Dinsos) di kota tersebut.
Kekecewaan disampaikan Rifqi Firmansyah melalui akun Facebook pribadinya.
Postingan berisi pengalaman tidak menyenangkan tersebut ia tuliskan di grup 'Motuba' pada Selasa, (9/2/2021).
Di grup tersebut Rifqi Firmansyah mengadukan pelayanan buruk oknum Dinsos ketika dirinya dan warga lainnya hendak meminta bantuan beras.
• Paslon Sigi Husen-Paulina Cabut Gugatan PHP di MK
• Raffi Ahmad Sebut Luna Maya Nangis di Kamar Mandi Dengar Kabar Ariel NOAH Bakal Menikah
• Kriminal Sepekan, Polisi Tangkap 5 Pelaku Narkotika di Sigi
Mereka rela menerjang banjir pada malam hari menggunakan kendaraan motor roda tiga.
Sayangnya perjuangan mereka menuju kantor Dinsos harus dibayar dengan kekecewaan.
Sesampai di sana, oknum Dinsos mengatakan bahwa stok beras sudah habis.
"Kapok ke Dinsos Pekalongan. Hari Minggu malam kami datang ke Dinsos dengan Pak RT dan Pak RW, menerjang banjir menggunakan tossa (kendaraan roda tiga) untuk meminta bantuan bagi warga di 4 RT, sampai di sana dibilangin bahwa stok habis," tulis Rifqi Firmansyah.
• Anggaran Terbatas Jadi Alasan Pengangkutan Sampah di Palu Sering Lambat
• Data WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, 10 Februari 2021: 4 Negara Catat Kasus Baru
• Dijanjikan Hidup Enak dan akan Dinikahi Selingkuhan, Ibu Ini Nekat Bunuh Bayinya
Karena tidak ingin pulang tanpa bantuan untuk warga, Rifqi Firmansyah dan kawan-kawan terus mendesak oknum Dinsos agar memberikan beras.
Namun lagi-lagi mereka harus dibuat kecewa karena oknum Dinsos menyebut bahwa berkas yang dibawa tidak lengkap karena tanpa cap kelurahan.
"Terus kami bilang bahwa sepertinya di dalam masih ada sisa 5 karung beras (padahal kita menduga saja) tiba-tiba oknum petugas gelagapan dan akhirnya menemui rekannya. Lalu rekannya datang dengan alasan yang beda, dia minta surat-surat yang sudah kami bawa. Lalu kasih alasan bahwa surat-surat tersebut tidak lengkap karena tidak ada cap dari Kelurahan," tulisnya.
Rifqi Firmansyah dan warga lainnya tidak menyerah.
Mereka menawarkan negosiasi dengan oknum Dinsos.
Tetapi semua upaya tersebut tetap ditolak.
Bahkan Rifqi Firmansyah dan warga menjadi semakin kesal dengan pelayanan oknum Dinsos saat itu.
• Pria Mirip Chef Juna Jadi Trending di Twitter, Netizen: Itu Dia Waktu Masih Ngekos
• Jokowi Minta Masyarakat Aktif Memberikan Kritik, Rocky Gerung: setelah Ngomong Ditunggu UU ITE
• Sambut Kedatangan Satgas Yonif 714 Sintuwu Maroso, 10 Bulan Tugas di Papua Tak Ada Pasukan Gugur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/dinas-sosial-pekalongan.jpg)