Sabtu, 25 April 2026

Trending Topic

Heboh Warga Korban Banjir Minta Bantuan Malah Dilayani Sambil Karaokean

Seorang korban banjir di Kota Pekalongan, Jawa Tengah kecewa dengan pelayanan oknum Dinas Sosial (Dinsos) di kota tersebut.

handover/facebook
Oknum Dinsos di Pekalongan malah karaokean ketika warga datang meminta bantuan beras. 

TRIBUNPALU.COM - Seorang korban banjir di Kota Pekalongan, Jawa Tengah kecewa dengan pelayanan oknum Dinas Sosial (Dinsos) di kota tersebut.

Kekecewaan disampaikan Rifqi Firmansyah melalui akun Facebook pribadinya.

Postingan berisi pengalaman tidak menyenangkan tersebut ia tuliskan di grup 'Motuba' pada Selasa, (9/2/2021).

Di grup tersebut Rifqi Firmansyah mengadukan pelayanan buruk oknum Dinsos ketika dirinya dan warga lainnya hendak meminta bantuan beras.

Paslon Sigi Husen-Paulina Cabut Gugatan PHP di MK

Raffi Ahmad Sebut Luna Maya Nangis di Kamar Mandi Dengar Kabar Ariel NOAH Bakal Menikah

Kriminal Sepekan, Polisi Tangkap 5 Pelaku Narkotika di Sigi

Mereka rela menerjang banjir pada malam hari menggunakan kendaraan motor roda tiga.

Sayangnya perjuangan mereka menuju kantor Dinsos harus dibayar dengan kekecewaan.

Sesampai di sana, oknum Dinsos mengatakan bahwa stok beras sudah habis.

"Kapok ke Dinsos Pekalongan. Hari Minggu malam kami datang ke Dinsos dengan Pak RT dan Pak RW, menerjang banjir menggunakan tossa (kendaraan roda tiga) untuk meminta bantuan bagi warga di 4 RT, sampai di sana dibilangin bahwa stok habis," tulis Rifqi Firmansyah.

Anggaran Terbatas Jadi Alasan Pengangkutan Sampah di Palu Sering Lambat

Data WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, 10 Februari 2021: 4 Negara Catat Kasus Baru

Dijanjikan Hidup Enak dan akan Dinikahi Selingkuhan, Ibu Ini Nekat Bunuh Bayinya

Karena tidak ingin pulang tanpa bantuan untuk warga, Rifqi Firmansyah dan kawan-kawan terus mendesak oknum Dinsos agar memberikan beras.

Namun lagi-lagi mereka harus dibuat kecewa karena oknum Dinsos menyebut bahwa berkas yang dibawa tidak lengkap karena tanpa cap kelurahan.

"Terus kami bilang bahwa sepertinya di dalam masih ada sisa 5 karung beras (padahal kita menduga saja) tiba-tiba oknum petugas gelagapan dan akhirnya menemui rekannya. Lalu rekannya datang dengan alasan yang beda, dia minta surat-surat yang sudah kami bawa. Lalu kasih alasan bahwa surat-surat tersebut tidak lengkap karena tidak ada cap dari Kelurahan," tulisnya.

Rifqi Firmansyah dan warga lainnya tidak menyerah.

Mereka menawarkan negosiasi dengan oknum Dinsos.

Tetapi semua upaya tersebut tetap ditolak.

Bahkan Rifqi Firmansyah dan warga menjadi semakin kesal dengan  pelayanan oknum Dinsos saat itu.

Pria Mirip Chef Juna Jadi Trending di Twitter, Netizen: Itu Dia Waktu Masih Ngekos

Jokowi Minta Masyarakat Aktif Memberikan Kritik, Rocky Gerung: setelah Ngomong Ditunggu UU ITE

Sambut Kedatangan Satgas Yonif 714 Sintuwu Maroso, 10 Bulan Tugas di Papua Tak Ada Pasukan Gugur

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved