Breaking News:

Covid Sulteng

Tips Ramuan 'Anti Corona' Ala Sekdis Kesehatan Parimo: Telur Campur Madu Pagi-pagi

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong Ellen Ludia Nelwan membagikan tips untuk pencegahan virus corona.

TRIBUNPALU.COM/FITRI INDAH PRATIWI
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Ellen Ludia Nelwan 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong Ellen Ludia Nelwan membagikan tips untuk pencegahan virus corona.

Wanita berusia 53 tahun itu mempunyai resep ramuan khusus 'anti corona' yang biasa dia konsumsi di pagi hari.

"Terus terang kami ini punya ramuan untuk mencegah tertular virus corona. Diminum tiap pagi sebelum pergi ke kantor," kata Ellen Ludia Nelwan di ruang kerjanya, Kamis (11/2/2021).

Adapun komposisi ramuan tersebut semuanya berasal dari bahan-bahan alami.

Update Covid-19 di Indonesia: Bertambah 8.435 Kasus per Kamis 11 Februari 2021

Ketahuan Pakai Surat Keterangan Palsu, 18 Siswa IPDN di Palu Gagal Terbang

Khawatir Banjir, Warga Tolak Tambang Emas di Desa Buranga Parimo

"Jadi resepnya telur ayam kampung, madu, dan jeruk dicampur jadi satu. Biasanya setelah minum itu baru minum jus buah dan sarapan jam 11 pagi," jelasnya.

Ellen Ludia Nelwan menambahkan jika telur hanya dikonsumsi tiga kali seminggu.

"Untuk telur minum tiga kali seminggu saja. Kalau jeruk dan madu itu tiap hari," katanya.

Menurut Ellen Ludia Nelwan, ramuan tersebut ampuh dalam menjaga daya tahan tubuhnya.

Terbukti, hingga saat ini dia berhasil melindungi diri dari virus corona.

Padahal, rutinitas pekerjaan Ellen Ludia Nelwan sangat rentan tertular virus corona.

Tangani Sampah di Palu, Kadis Pernah Pakai Dana Pribadi dan Berutang untuk Beli BBM

145 Nakes Eks Pasien Covid-19 di RSUD Undata Jadi Pendonor Plasma Darah

Polisi Tangkap Pembunuh Keluarga Dalang Anom Subekti di Rembang, Pelaku Diduga Beraksi Sendirian

"Percaya tidak percaya minuman itu ampuh. Sampai saat ini Alhamdulillah sehat terus. Padahal kami rentan tertular, apalagi kalau ke daerah-daerah perbatasan," katanya.

Saat ini Kabupaten Parigi Moutong termasuk dalam daerah zona merah atau risiko tinggi penyebaran virus corona.

Per tanggal 11 Februari 2021, tercatat 218 kasus aktif virus corona.

Sementara itu tercatat 9 orang telah meninggal dunia akibat virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, China ini.(*)

Penulis: Muh Ruliansyah
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved