Breaking News:

Palu Hari Ini

Kasus Covid-19 di Kota Palu Didominasi Perempuan

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palu didominasi kaum wanita. 

dinkes.sultengprov.go.id
Update kasus Covid-19 di Sulteng pada Sabtu (20/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, didominasi kaum Wanita

Koordinator Surveilance Gugus Tugas Covid-19 Kota Palu Rochmat Jasin menyebutkan, angka terkonfirmasi Covid-19 pada Wanita mencapai 51 persen per tanggal 15 Maret 2021.

"Data terakhir pada 15 Maret 2021, berdasarkan jenis kelamin, kasus terkonfirmasi positif korona banyak terjadi pada wanita, yakni sebanyak 1.452 orang dari total 2.846 kasus," kata Rochmat, Sabtu (20/3/2021). 

Meski program vaksinasi terus berjalan, Rochmat mengimbau masyarakat tidak mengasumsikan bahwa Pandemi Covid-19 telah terkendali.

"Angka penyebaran covid-19 masih tinggi. Hari ini, 20 Maret, total kasus Covid-19 di Kota Palu mencapai 2.902 orang, dengan tambahan 13 kasus baru terkonfirmasi positif," kata alumni Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin itu. 

Baca juga: Data Sebaran Kasus Covid-19 Indonesia, 20 Maret 2021: DKI Jakarta Catat Tambahan Kasus Tertinggi

Baca juga: Tidak Miliki Izin Usaha Tempat Karaoke Banggai di Razia Polsek Toili, Miras dan Pemandu Diamankan

Baca juga: BPOM Palu Dorong Pemenuhan Pangan Dalam Menjamin Kebutuhan Masyarakat di Parimo Dan Morowali

Melihat jumlah pengidap virus korona di Kota Palu didominasi wanita, ternyata hal ini bertolak belakang dari beberapa hasil penelitian. 

Para ahli mengatakan, wanita cenderung memiliki sistem kekebalan lebih kuat daripada laki-laki. 

Hasil ini terungkap dari penelitian yang diterbitkan ke dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America (PNAS).

Dari studi tersebut, ditemukan perempuan memiliki risiko tertular virus korona lebih kecil dibandingkan pria.

Sebab, wanita lebih cenderung memandang Covid-19 sebagai masalah kesehatan serius, serta lebih mengikuti anjuran atau pedoman kesehatan. 

Angka kematian Wanita akibat virus korona juga lebih sedikit dibandingkan pria. 

Setidaknya data itu muncul dari peneliti internasional di Bocconi University, Italia dan Harvard Business School, Amerika Serikat.(*) 
 

Penulis: fandy ahmat
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved