3 Petinggi Partai Datangi Wali Kota Solo, Pengamat: Mau Rebut Hati Jokowi, Jalurnya Via Gibran

Hanya dalam waktu sepekan, tiga petinggi partai politik mendatangi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Editor: Muh Ruliansyah
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Gibran Rakabuming Raka 

TRIBUNPALU.COM - Hanya dalam waktu sepekan, tiga petinggi partai politik mendatangi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Pada Rabu (24/3/2021), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mendatangi putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Kemudian Gibran kembali mendapat kunjungan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah pada Sabtu (27/3/2021).

Terbaru, hari Minggu (28/3/2021) Gibran dikunjungi Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Pengamat politik Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin menilai ada kepentingan politik di balik kunjungan tiga petinggi partai tersebut.

Baca juga: Paus Fransiskus Doakan Korban Bom di Gereja Katedral Makassar: Apa yang Tuhan Lakukan? Dan Kita?

Baca juga: Detik-detik Kilang Minyak Pertamina Balongan Terbakar: Ledakan Bareng Petir, lalu Muncul Api Besar

Baca juga: Kesaksian Warga Dekat Kilang Minyak Balongan: Cium Bau Sangit, Langsung Kabur Lihat Api Sudah Besar

"Untuk kepentingan politik jangka panjang masing-masing dari mereka," kata Ujang dilansir dari Solopos, Senin (29/3/2021).

Selain itu, Ujang menilai pertemuan itu ada hubungannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Pemilu 2024.

Ujang mengatakan kedatangan tiga petinggi partai tersebut sebagai jalan untuk berkoneksi dengan Jokowi.

Pasalnya, menurut Ujang, mereka ingin merebut hati Jokowi melalui pertemuan dengan Gibran.

"Karena Gibran anak presiden, semua berkepentingan terhadap Jokowi untuk Pemilu 2024 dan Gibran itu menjadi jalan penghubung ke Jokowi."

"Tuk merebut hati Jokowi, namun jalurnya via Gibran. Itu sah-sah saja secara politik," tuturnya.

Baca juga: Moeldoko Menjawab Lewat Instagram, Kubu AHY: Pernyataannya Hanya Pepesan Kosong

Baca juga: Kilang Minyak Pertamina Balongan Sudah Padam, Kebanyakan Korban adalah Santri, 3 Orang Masih Dicari

Baca juga: Update Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan: 15 Luka Ringan, 5 Luka Berat, 3 Masih Hilang

Ujang juga menuturkan pada Pilpres 2024 nanti Jokowi masih memegang peranan penting kendati tak lagi bisa maju.

Hal tersebut menurut Ujang, dikarenakan Jokowi masih menjabat presiden tahun 2024.

Sehingga kata Ujang, tak heran jika sampai Pemilu 2024 nanti para petinggi partai mencoba mendekati putra presiden.

"Kita tahu, Pilpres 2024 nanti Jokowi tak bisa maju lagi karena sudah 2 periode. Namun Jokowi ketika Pilpres dilaksanakan masih jadi penentu, karena masih jadi presiden. Jadi pasti banyak yang akan mendekati Gibran dan itu politik biasa saja," pungkasnya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved