Sigi Hari Ini

Pasca Banjir Desa Beka, Pemerintah Kirim 2 Alat Berat Menormalisasi Sungai Pondo

Pasca banjir bandang di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, pemerintah setempat menyiapkan dua alat berat, Senin (29/3/2021) siang.

Editor: Haqir Muhakir
Handover
Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi bersama Sekretaris Dinas Sosial Sigi Sabarudin Toampo dan Babinsa serta Bhabinkamtibmas meninjau langsung kondisi hulu Sungai Pondo, Senin (29/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pasca banjir bandang di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, pemerintah setempat menyiapkan dua alat berat, Senin (29/3/2021) siang.

Alat berat jenis ekcavator itu menormalisasi Sungai Pondo. 

Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi mengungkapkan, aliran air di Sungai Pondo tidak sesuai jalurnya.

Sehingga mengakibatkan banjir bandang menerjang Desa Beka di Kabupaten Sigi.

Kondisi itu diperparah saat intensitas hujan cukup tinggi dan mengakibatkan debit air Sungai Pondo meluap.

"Kami periksa langsung di hulu sungai Pondo, aliran air ini tidak pada tempatnya sehingga mengancam pemukiman warga beka," ungkap Wakil Bupati Sigi Samuel.

Baca juga: Update Corona Indonesia, 29 Maret 2021: Tambahan 5.418 Pasien Sembuh, 5.008 Positif, 132 Meninggal

Baca juga: Jaga Kadar Gula Darah atau Diabetes dengan Minum 3 Jus Buah Ini

Baca juga: Syarat dan Bacaan Niat Mengganti atau Qadha Puasa Ramadhan, Bayar Utang Puasamu Segera

Rencananya akan ada dua alat berat akan dikerahkan ke Sungai Pondo.

Salah satunya untuk merubah arah aliran sungai di hulu.

Sedangkan lainnya untuk membuat bendungan sementara di atas pemukiman warga desa Beka.

Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sigi itu menuturkan, alat berat akan dikerahkan untuk membuat jalur air sesuai alirannya.

"Kalau debit airnya kecil bendungan ini (sambil menunjuk bendungan di sungai Pondo red,) masih bisa digunakan, tapi kalau debit air besar pasti ini bendungan jebol dan mengancam masyarakat," kata Sekretaris Bapedda Sigi tahun 2016 itu.

Samuel menghimbau masyarakat Desa Beka agar saat terjadi hujan deras untuk berhati-hati dan waspada.

Baca juga: Rayakan 10 Tahun Pernikahan, Adelia Wilhelmina Minta Maaf Belum Jadi Istri yang Sempurna untuk Pasha

Baca juga: Soal Larangan Mudik, Rektor: Saya Harap Semua Civitas Akademika dan Mahasiswa Mematuhi Aturan Itu

Sebelumnya, Bupati Sigi Irwan Lapata segera mengirimkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Hal tersebut menyusul kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Sigi dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi III dalam menangani Sungai Pondo.

Bupati Sigi Irwan Lapata mengatakan segera membuat usulan sehingga akan ditindak lanjuti secepatnya oleh Kementerian PUPR dalam hal ini BWS Sulawesi III.

"InsyaAllah kami akan buatkan usulan secepatnya, mungkin hari senin saya tindak lanjuti saya buatkan surat langsung ke Kementerian PUPR kemudian tembusan ke BWS," ungkap Bupati Sigi Irwan Lapata Sabtu (23/3/2021).

Baca juga: Tanggapi Kebakaran Kilang Minyak di Balongan, Greenpeace: Pertamina Harus Lakukan Mitigasi Mendalam

Baca juga: Pasca Bom di Makassar, Satgas Gabungan Perketat Pengamanan Tempat Ibadah di Poso Jelang Paskah

Mantan Staf Ahli Bupati Donggala itu berharap berkoordinasi dengan Kementerian PUPR melalui BWS Sulawesi III dapat mengatasi luapan dari sungai Pondo tersebut.

"Mudah-mudahan ini bisa teratasi, apalagi sudah ada rangka dibuat teman-teman BWS dan teknis diatas. ini merupakan langkah awal," kata Bupati Sigi dua periode tersebut.

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, untuk langkah selanjutnya Pemerintah Kabupaten Sigi akan melakukan penataan kawasan sehingga tidak terjadi lagi banjir.

"Nanti untuk penataan kawasannya tentu sudah ada program sesuai usulan dari kami ke BWS," pungkas Irwan. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved