Breaking News:

Gejolak di Partai Demokrat

KLB Deli Serdang Ditolak Kemenkumham, Ini Rencana Partai Demokrat Sulteng Selanjutnya

Kemenkumham menolak permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat versi Moeldoko di Deli Serdang.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUNPALU.COM
Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah Anwar Hafidz saat menghadiri talkshow TribunPalu.com melalui aplikasi Zoom, Selasa (16/3/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menolak permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat versi Moeldoko di Deli Serdang.

Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng Anwar Hafid mengungkapkan bakal menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) dan Musda (Musyawarah Daerah) di Sulawesi Tengah pada bulan April dan Mei mendatang.

"Rencana selanjutnya dan menjadi fokus adalah konsulidasi partai dan melakukan Muscab dan Musda," ucap Anwar Hafid kepada TribunPalu.com melalui via telepon, Rabu (31/3/2021) sore.

Namun untuk kepastian pelaksanaannya, Anwar Hafid mengatakan masih menunggu informasi DPP (Dewan Perwakilan Pusat) untuk menggelar Musda dan Muscab tersebut.

Baca juga: Ucapkan Terima Kasih pada Pemerintah, Ibas: Kebenaran dan Keadilan Masih Ada di Negeri Kita

Baca juga: Harga Daging Ayam di Kota Palu Naik Jelang Ramadhan, Rp 75 Ribu Per Ekor

Baca juga: Awal Mula Isu Pemain Ikatan Cinta Glenca Chysara dan Ayya Renita Berkonflik, Berawal dari Sindiran

"Kemarin sebenarnya sudah direncanakan tapi karena ada masalah ini (Kongres KLB Deli Serdang) sehingga tertunda dan masih menunggu petunjuk dari DPP kapan akan dilaksanakan," terangnya.

Anwar Hafid juga mengatakan, selain Musda dan Muscab, Partai Demokrat juga akan tetap melanjutkan program membantu ekonomi masyarakat dan juga pemerintah dalam menangani virus corona di Indonesia.

"Selain itu juga melanjutkan program pro rakyat baik bina UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menegah) dan membantu pemerintah dalam penanganan virus corona ini," kata Anwar Hafid.

Mantan Bupati Morowali itu berpesan agar ke depannya kader Partai Demokrat bisa solid dalam barisan sehingga kejadian seperti KLB Deli Serdang tidak terjadi kembali.

Baca juga: SMPN 10 Palu Terdampak Banjir Rob, Kepsek: Ini Terparah Pasca Triobencana 2018

Baca juga: Pemerintah Tolak Demokrat Kubu Moeldoko, AHY: Ini Penegasan terhadap Kebenaran

"Dengan kejadian ini kita ambil hikmanya untuk lebih memperkuat lagi solidaritas kita sesama internal kader tentunya itu yang penting semua bisa solid dan kompak," ucapnya.

"Dan yang terpenting jangan jumawa, jangan euforia, saling mengejek-jelakan, karena pemerintah sudah memutuskan sehingga semua pihak harus kembali menjaga stabilitas negara kita," tambah Anwar Hafid. (*)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved