Breaking News:

Gejolak di Partai Demokrat

Ngaku Dongkol dan Gondok dengan Kubu AHY, Menkumham: Seperti Orang Tak Dewasa Tangani Partai

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengaku dongkol dengan kubu Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoono (AHY).

handover
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengaku dongkol dengan kubu Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoono (AHY).

Yasonna membeberkan awal mula kubu AHY menuding adanya intervensi pemerintah dalam kisruh Partai Demokrat.

Mulai dari surat yang dikirim ke istana, hingga nama Yasonna sendiri dicatut karena pertemuan dengan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

"Saya kan sudah sampaikan, pada saat Pak SBY atau sebelumnya Andi Arief dan orang-orangnya, termasuk AHY, Bahkan AHY sebagai Ketua Umum Demokrat mengirim surat ke istana, kita itu sudah apa yah, gitu yah, sebetulnya dongkol banget gitu yah.” 

“Saya dicatut nama saya, dia bilang ‘wah itu ada pertemuan Menteri Hukum dan HAM dengan Moeldoko.’ Ya ada lah pertemuan, kalau kita di Istana pasti ketemu. Tapi kita nggak pernah membicarakan soal itu,” kata Yasonna di kanal YouTube Karni Ilyas Club, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: Waspada Banjir dan Longsor, Sebagian Besar Wilayah di Sulteng Masih Berpotensi Hujan

Baca juga: VIDEO: Petugas Kebersihan Cekatan Pasca Warga Buang Sampah Sembarangan Viral di Medsos

Baca juga: Update Sebaran Covid-19 Indonesia, 2 April 2021: DKI Jakarta Catat Tambahan Terbanyak, 1.240 kasus

Yasonna menyayangkan adanya tudingan yang dialamatkan kepada pemerintah, khususnya dirinya sebagai Menkumham.

Ia mengaku kesal karena kubu AHY menuding adanya intervensi pemerintah bahkan sebelum KLB Deli Serdang digelar.

"Saya katakan kami akan konsisten, kami akan ini, tetapi jangan dong belum-belum, bahkan belum ada KLB, sudah ribut menuding-nuding kita."

"Sebetulnya kalau dari segi gondoknya, kalau dari segi gondoknya, sebetulnya kita gondok ke AHY, pastilah itu. Tudingan-tudingan yang tidak beralasan,” kata Yasonna.

Meski kesal dengan tudingan tersebut, Yasonna mengatakan pihaknya dalam hal ini pemerintah tetap netral dalam menyikapi prahara di Partai Demokrat.

Baca juga: Buang Narkoba ke Aspal saat Terjaring Razia, 3 Pria di Palu Akhirnya Menginap di Sel

Baca juga: Batasi Jemaat yang Datang, Polsek Batui Jaga Ketat Ibadah Jumat Agung di Gereja Imanuel Honbola

Baca juga: Pendataan Keluarga 1 April hingga 31 Mei 2021, Kota Palu Diawali dari Hadianto Rasyid

Hal itu dibuktikan dengan Kemenkumham menolak permohonan pengesahan KLB Deli Serdang yang tidak sesuai AD/ART.

Tetapi, kekecewaan Yasonna tidak bisa disembunyikan.

Dirinya menyebut tudingan kubu AHY selayaknya orang tidak dewasa dalam menangani partai politik.

“Tapi udahlah, kita mau tunjukkan kalau kita ini netral dalam soal ini. Makanya dalam pengumuman kemarin juga saya sampaikan setelah mengumumkan itu, saya sangat menyesalkan, pemerintah sangat menyesalkan tudingan-tudingan yang menyesatkan dari kubu AHY yang mengatakan intervensi pemerintah."

"Kadang-kadang tudingan itu seperti orang tidak dewasa dalam menangani partai politik,” katanya.(*)

Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved