Breaking News:

Update Korban Banjir Bandang dan Longsor NTT: 138 Orang Dilaporkan Tewas, 61 Orang Hilang

Sebanyak 138 orang dilaporkan tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di NTT. Kini BNPB menurunkan 6 helikopter guna proses evakuasi korban.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Lita Andari Susanti
Handover
ILUSTRASI - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo sedang menggelar konferensi pers terkait perkembangan bencana banjir dan tanah longsor di NTT, Rabu (7/4/2021). 

TRIBUNPALU.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar konferensi pers guna melaporkan situasi terkini bencana banjir bandang dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/4/2021).

Kepala BNPB, Doni Monardo mengatakan, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda NTT mencapai 138 jiwa.

Data tersebut diambil per Rabu (7/4/2021), pukul 20.00 WIB.

Jumlah korban meninggal diperkirakan akan terus bertambah, lantaran terdapat laporan puluhan orang yang masih hilang dan belum ditemukan.

Baca juga: Timor Leste Diterjang Badai hingga Banjir Bandang, Krisdayanti Ungkap Kondisi Raul Lemos

Baca juga: Kondisi Terkini Flores Timur, NTT Pasca Diterjang Banjir Bandang : Akses Evakuasi Terhambat

UPDATE Bencana Banjir Bandang NTT, BNPB: 84 Orang Meninggal Dunia, 103 Orang Masih Dinyatakan Hilang

Menteri Sosial, Tri Rismaharini sedang meninjau lokasi banjir bandang di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (6/4/2021)
Menteri Sosial, Tri Rismaharini sedang meninjau lokasi banjir bandang di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (6/4/2021) (Pos-Kupang.com/Aris Ninu)

"Sehingga total korban meninggal yang ditemukan jasadnya mencapai 138 orang," kata Doni dalam konferensi pers tersebut.

Doni membeberkan data terkait korban meninggal di Flores Timur bertambah menjadi 67 orang.

Kemudian sebanyak 32 orang dilaporkan meninggal di Kabupaten Lembata.

Sementara itu juga ada 25 orang meninggal di Kabupaten Alor, 4 orang di Kabupaten Malaka, 5 orang di Kabupaten Kupang serta 2 orang di Kabupaten Sabu Raijua.

Peduli Korban Banjir Bandang NTT, Atta dan Aurel Galang Dana, Terkumpul Rp 200 Juta dalam Sehari

Update Korban Banjir di NTT: 128 Orang Dinyatakan Meninggal, 72 Lainnya Masih Hilang

Selain di daerah tersebut, BNPB masih menemukan korban di daerah lain.

Seperti Kabupaten Ngada, Kota Kupang dan Kabupaten Ende yang masing-masing dilaporkan 1 orang meninggal dunia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved