Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Pengawasan Pangan di Distributor, BPOM di Palu Masih Temukan Gudang Tak Bersih

Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palu giat lakukan intensifikasi pengawasan pangan di beberapa tempat distributor pangan di Kota Palu.

TribunPalu.com/Alan_Sahril
BPOM di Palu melakukan intensifikasi pengawasan pangan di beberapa tempat distributor pangan di Kota Palu, Selasa (13/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dalam menjamin mutu makanan dari distributor hingga ke konsumen Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palu giat lakukan intensifikasi pengawasan pangan di beberapa tempat distributor pangan di Kota Palu, Selasa (13/4/2021).

Kepala BPOM di Palu Fauzi Ferdiansyah mengatakan, saat melakukan pemeriksaan dilima tempat distributor pangan di Kota Palu, tim menemukan gudang pangan yang kebersihannya masih kurang terjaga, sehingga di kemasan produk makanan terdapat debu tebal.

"Makanya kita menjadikan itu sebagai catatan dan nanti kita akan kirimkan surat tegurannya karna itu akan mempengaruhi kualitas produk makanan," terangnya.

Fauzi Ferdiansyah mengingatkan, agar setiap tempat penyimpanan makanan harus terjaga kebersihannya sehingga mutu makanan tetap terjaga.

Baca juga: FOTO: Ambruk saat Gempa, Begini Kondisi Terkini Masjid Agung Darussalam Palu Barat

Baca juga: Jangan Harap Ada Pengurangan Masa Hukuman Bagi Napi yang Tak Jalankan Ibadah Puasa

Baca juga: BPOM di Palu Intensifikasi Pengawasan ke Distributor, Pastikan Pangan yang Beredar Aman

Baca juga: Selama Ramadan Tempat Hiburan di Palu Tutup, Kecuali Rumah Makan, Ini Syaratnya

"Sehingga harus dijaga kebersihan juga di semua rantai (produksi, distribusi, retail, hingga konsumen) akan kita periksa semua untuk menjamin kebersihannya dan kualitan pangan tersebut," tuturnya.

Ia juga mengatakan, bahwa produk pangan yang akan dikomsumsi masyarakat jika tidak terjaga kualitasnya tidak hanya mempengaruhi mutu makanan tersebut, namun juga mempengaruhi kesehatan konsumen jika sampai mengomsumsinya.

"Pangan ini kan produk yang mudah tercemar, jangankan debu, perubahan suhu saja bisa mempengaruhi kualitas produk tersebut," ucap Fauzi Ferdiansyah.

Baca juga: Terminal Mamboro Palu Sepi Penumpang di Hari Pertama Puasa, Petugas: Baru Ada Satu Kedatangan Bus

Baca juga: KKSB di Papua Bakar Rumah Kepala Sekolah dan Anggota DPRD Kabupaten Puncak

"Sehingga produk makanan tidak bisa langsung menempel didinding atau lantai dan diharuskan semua tempat penyimpanan makanan tidak boleh langsung menyentuh lantai, diberi alas kayu," tambahnya.

Ia menghimbau, untuk mempertahankan kualitas pangan, penyimpanan makanan dan bukan makanan harus dipisah agar aromanya tidak tercampur.

"Kemudian penataan penyimpanan antara food dan non food harus terpisah karena kalau penempatannya berdekatan seperti detergen atau yang mempunyai aroma kuat itu bisa mempengaruhi juga," terangnya.

"Di beberapa kasus kami menemukan produk itu aromanya sudah bukan wanginya tapi wangi yang disebelahnya," tambahnya. (*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved