5 Hal yang Harus Dihindari saat Memasak Bayam untuk Berbuka Puasa Ramadhan

Ternyata terdapat hal-hal yang dilarang saat menyajikan menu bayam untuk berbuka puasa. Berikut ini adalah penjelasannya.

Sajian Sedap
ILUSTRASI - Cara mengolah bayam yang baik dan benar, agar nutrisinya tetap terjaga 

TRIBUNPALU.COM - Bayam merupakan salah satu sayuran yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Selain harganya yang murah, bayam juga mudah untuk diolah.

Mengonsumsi bayam akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh, terhindar dari anemia, meminimalisir risiko kanker dan terhindar dari penyakit radiovaskular.

Hal ini lantaran bayam memiliki kandungan vitamin yang ting, serta zat besi, asam folat, kalsium, potasium, sodium serta antioksidan.

Dengan kandungan nutrisi yang baik, maka bayam cukup baik disajikan untuk menu berbuka puasa.

Baca juga: Tidak Sahur dan Lupa Baca Niat Puasa Bulan Ramadhan, Apakah Puasanya Sah? Ini Kata Ustaz

Baca juga: Berbohong di Bulan Puasa Ramadhan Bisa Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Ustaz

Baca juga: 5 Makanan Favorit Nabi Muhammad Selama Puasa Ramadhan, Sunah Dikonsumsi hingga Bikin Sehat

Ilustrasi - Bayam merupakan sayuran yang sehat
Ilustrasi - Bayam merupakan sayuran yang sehat (Shutterstock)

Namun sayang, beberapa orang mengolah bayam tidak tepat yang berakibat penurunan nutrisi bayam menurun.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda perlu memberhatikan 5 hal berikut ini yang TribunPlau lansir dari beberapa sumber:

1. Tidak Memasak Bayam Terlalu Lama

Bayam merupakan salah satu sayuran yang cepat lembe saat dimasak.

Sehingga tidak disarankan memasaknya terlalu lama.

Dilansir dari laman motherandbaby.co.id, sebaiknya memasak banyak hanya sekitar 3 hingga 4 menit saja bila dikukus, 3 hingga 4 menit bila direbus dan 5 hingga 7 menit jika ditumis.

Baca juga: 3 Resep Menu Sahur Praktis dan Anti Ribet, dari Olahan Berkuah hingga Tumis

Baca juga: Inspirasi Resep Menu Restoran untuk Buka Puasa Ramadhan di Rumah: Appetizer hingga Dessert

Waktu tersebut juga dipengaruhi oleh besaran api yang digunakan untuk memasak.

Angkat bayam jika kondisinya sudah layu ataupu lembut.

Jika baru satu menit di atas kompor sudah layu, maka segera akhiri proses memasaknya.

2. Pemilihan Bayam yang Salah

Masih dilansir dari laman yang sama, hendaknya memilih bayam dengan warna daun yang cerah dan segar.

Jangan memasukkan bayam layu ke dalam keranjang belanjaan.

Nutrisi di dalamnya sudah dipastikan menurun bahkan beberapa kasus ditemui rasa pahit.

Baca juga: Resep Menu Restoran ala Rumahan untuk Berbuka Puasa Ramadhan, dari Appetizer hingga Dessert

Baca juga: Olahraga Ringan yang Cocok Dilakukan saat Bulan Puasa Ramadhan, Apa Saja?

Tenyata jenis bayam juga bisa mempengaruhi cita rasanya usai dimasak.

Bayam cabut memiliki batang yang lebih renyah, sehingga cocok untuk tumisan atau sayur bening bayam.

Sementara untuk bayam petik lebih nikmat jika direbus saja dengan kuah.

Bayam merah memiliki kandungan betakaroten yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis bayam lainnya.

Sehingga jika dimasak, kuahnya akan berubah warna menjadi merah dan tetap mengandung nilai gizi yang baik.

3. Teknik Penyimpanan Bayam

Jika ingin mengolah banyam esok hari, dianjurkan untuk tidak mencucinya terlebih dahulu.

Hendaknya bayam segera dimasukkan ke dalam plastik, dan segera dimasukkan dalam kulkas.

Teknik penyimpanan ini dinilai lebih efektifoleh motherandbaby.co.id, karena mencuci bayam sebeulum amsuk kulkas hanya akan mempercepat bayam membusuk.

Baca juga: Lakukan 5 Hal Ini untuk Kualitas Tidur yang Baik Selama Bulan Ramadhan

Baca juga: 5 Menu Takjil Rekomendasi: Berikut Resep, Bahan, dan Cara Membuatnya

4. Memotong Bayam Terlalu Kecil

Bukan memudahkan pada sata meakannya, memotong bayam terlalu kecil justru akan membuat bayam cepat menyusut.

Dikutip dari laman popmama.com, memotong bayam terlalu kecil juga bisa menyebabkan bayam lebih mudah layu.

Bahkan sebelum dimasukkan ke dalam panci panas, bayam bisa layu begitu saja.

5. Proses Memasak terlalu Lama

Dalam sumber yang sama dengan poin sebelumnya, ternyata bayam tidak baik jika dipanaskan berulang kali.

Dianjurkan untuk mengolah bayam untuk porsi kecil terlebih dahulu.

Hal ini dikarenakan, olahan bayam hanya bertahan kurang lebih lima jam saja.

Jika dimasak berulang kali, maka zat besi pada bayam akan berubah menjadi racun.

(TribunPalu.com/Hakim)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved