Breaking News:

Palu Hari Ini

Cuaca Buruk Sebabkan Stok Langka, Harga Ikan Katombo di Pasar Tradisional Palu Naik 2 Kali Lipat

Akibat cuaca buruk, ikan katombo langka dan alami kenaikan harga di Pasar Induk Inpres Manonda Palu, Jumat (16/4/2021) siang.

TRIBUNPALU.COM/NUR SALEHA
Pedagang ikan katombo, Randi saat berjualan ikan di komples pasar tradisional Inpres Manonda Palu, Jumat (16/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Akibat cuaca buruk, ikan katombo langka dan alami kenaikan harga di Pasar Induk Inpres Manonda Palu, Jumat (16/4/2021) siang.

Harganya ikan katombo ukuran kecil naik menjadi Rp 40 ribu per 7 ekor. 

Sebelumnya dijual Rp 20 ribu per 7 ekor.

"Yang kecil Rp 40 ribu dapat 7 ekor ikan saja, kalau yang ukuran sedang harganya Rp 20 ribu tapi hanya dapat 3," kata Randi saat ditemui TribunPalu.com.

"Ini stok kurang lantaran jarang orang melaut jadi kurang stok ikan laut," tambahnya.

Baca juga: 10 Warga di Banggai Kepulauan Miliki Airsoft Gun Tanpa Surat Izin, Polisi Sita Barang Bukti

Baca juga: Masih Dalam Tahanan, Rizieq Shihab Berhasil Raih Gelar Phd di Universiti Sains Islam Malaysia

Baca juga: Atta Halilintar Kesal Ade Armando Sebut Konten Bulan Madunya Memalukan: WHY ALWAYS ME? Pamer?

Kata randi, ia mengambil stok ikan katombo di Kabupaten Morowali.

"Tidak ada ikan di Donggala disana cuma cakalang dan ekor kuning, jadi saya cari-cari juga banyak tempat pelelangan ikan tapi stok katombo jarang sekali ada," ungkapnya

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Minggu (11/4/2021).

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.

Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

Ex Siklon Tropis ODETTE terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa Timur yang bergerak ke arah selatan tenggara menjauhi wilayah Indonesia dengan kecepatan angin maksimum mencapai 40 kt dan tekanan minimum 992 mb.

Baca juga: Tanda-tanda Chelsea Juara Liga Champions, Pecat Lampard hingga Jumpa Raksasa Spanyol

Baca juga: Anggap Reshuffle Kabinet Jokowi untuk Akomodasi Kepentingan Parpol, Qodari: Itu Belum Berhasil

Sistem ini membentuk Low Level Jet yang memanjang di Samudra Hindia selatan Jawa Timur-NTB.

Kondisi ini menyebabkan peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sistem serta peningkatan kecepatan angin (>25 kts) dan ketinggian gelombang (>2,5 meter) di sepanjang Low Level Jet tersebut.

Intensitas Ex siklon tropis Odette diprakirakan menurun dalam 24 jam ke depan (*)

Penulis: Nur Saleha
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved