Breaking News:

Webinar OJK Sulteng

Gebyar Safari Ramadan, OJK Sulteng Bagi-bagi Bantuan Rp 69 Juta, Hadirkan Ustaz Maulana

Gebyar Safari Ramadan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah membagikan bantuan senilai Rp 69.340.000.

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
tribunpalu.com
OJK SULTENG - Gebyar Safari Ramadan berlangsung di Hotel Santika, Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Kamis (29/4/2021), dan disiarkan langsung melalui Youtube TribunPalu Official. 

Hal itu disampaikannya  dalam acara Talkshow Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah bertajuk "Edukasi Keuangan Syariah" di Hotel Santika Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Kamis (29/4/2021). 

Arif menyebutkan, target itu akan dilakukan dengan memperkuat kapitalisasi pasar (market capitalization) perusahaan. 

"Tentu kami harus optimis dan Insya Allah ini menjadi harapan bersama. Kehadiran BSI dari hasil merger ini akan memperkuat sisi asset, sehingga 5 atau 10 tahun ke depan bisa masuk top ten industri keuangan terbesar secara global," ujar Arif. 

Baca juga: Teruskan Aduan Warga, Ombudsman Minta Pemkot Palu Perhatikan Penghuni Huntap Petobo

Baca juga: Pencairan BLT Telat, PMD Sulteng Terkendala Bantu Desa Tertinggal

Talkshow Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah bertajuk
Talkshow Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah bertajuk "Edukasi Keuangan Syariah" di Hotel Santika Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Kamis (29/4/2021).  (TRIBUNPALU.COM/FANDY)

Dia menambahkan, merger bank syariah dimaksudkan agar Indonesia memiliki Bank Syariah yang kuat dan bisa memenuhi kebutuhan industri halal khususnya di Sulawesi Tengah

Kehadiran BSI juga diharapkan bisa meningkatkan kapasitas keuangan syariah secara global. 

Untuk mencapai target dan cita-cita tersebut, menurut Arif diperlukan kerja sama dan sinergi dengan semua stakeholder. 

"Hasil merger ini memang dipersiapkan untuk kapasitas global. Targetnya agar masuk 10 jajaran Bank Syariah terbesar di dunia. Apalagi saat ini kami berjalan beriringan dengan lembaga keuangan syariah lainnya," ucapnya.

Kepala OJK ulawesi Tengah Gamal Abdul Kahar menilai Pondok Pesantren punya peranan penting untuk mengembangkan sistem ekonomi syariah

Menurut Gamal, kemiskinan hingga kini masih menjadi masalah hampir di seluruh wilayah, termasuk Sulawesi Tengah

Pondok Pesantren, kata dia, menjadi kekuatan penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved