Apa Itu Anosmia? Simak Pengertian dari Gejala Covid-19 Ini dan Cara Mengatasinya di Rumah
Gejala Covid-19 beragam, mulai dari demam, batuk, nyeri sendi, anosmia, dan masih banyak lagi. Namun, apa sebenarnya anosmia itu?
TRIBUNPALU.COM - Penularan kasus Covid-19 di Indonesia kini belum juga menurun.
Banyaknya angka kasus positif ini otomatis membuat kita harus sadar dan aware pada kondisi sekitar.
Satu di antaranya dengan mengenali berbagai gejala yang mungkin muncul akibat infeksi.
Dengan begitu, kita bisa dengan cepat mengatasinya agar penularan tidak menjadi luas.
Gejala Covid-19 sendiri beragam, mulai dari demam, batuk, nyeri sendi, anosmia, dan masih banyak lagi.
Baca juga: Mengharukan, CCTV Rekam Nakes Rawat Ibunya yang Positif Covid-19 hingga Ajal Menjemput
Baca juga: Cara Dapatkan Sertifikat Vaksin Covid-19, Simak Caranya: Login di pedulilindungi.id, Siapkan No Hp
Membahas anosmia sendiri, gejala ini banyak dialami seseorang beberapa saat setelah terpapar.
Bagi yang belum paham, melansir Healthline, anosmia adalah kondisi di mana seseorang kehilangan kemampuan untuk mendeteksi bau.
Hal ini terjadi karena saraf yang mengirim sinyal dari hidung ke otak rusak karena beberapa hal sehingga menghambat kemampuannya untuk mencium.
Anosmia sendiri bisa bersifat sementara, namun juga bisa bersifat permanen.
Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Rektor IAIN Palu Serukan Masyarakat Patuhi PPKM Mikro
Tak hanya pada pasien Covid-19, anosmia sebetulnya bisa dialami akibat beberapa hal seperti:
- Alergi
- Pilek atau flu
- Infeksi sinus
- Polip
- Penyakit parkinson, dll
Menurut New York Otolaryngology Gorup, anosmia sebagian besar bisa diobati tanpa harus melalui operasi.
Salah satunya dengan melakukan terapi penciuman yang bisa dilakukan di rumah.
Apalagi untuk para pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri.
Lantas apa saja yang bisa dilakukan? Berikut PARAPUAN rangkum dari laman GridHealth:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-flu788.jpg)